Revisi UU Pemilu Diminta Atur Hak Pilih Warga Lintas Domisili
Pemilih lintas domisili diminta diatur dalam revisi UU Pemilu, termasuk soal representasi politik bagi warga yang mencoblos jauh dari daerah asal.
Pengunjung menyaksikan pameran foto bertema kemerdekaan RI yang digelar di Titik Nol KM Jogja, Sabtu (15/8/2026). Dokumentasi Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Suasana perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia turut hadir melalui pameran 68 karya foto jurnalistik di kawasan Titik Nol Kilometer Jogja. Puluhan foto tersebut merekam beragam wajah perjuangan, perjalanan bangsa, serta ekspresi masyarakat dalam merayakan kemerdekaan.
Pameran bertajuk Merdeka yang digelar Perum LKBN ANTARA berlangsung selama sepekan, mulai 14 hingga 21 Agustus 2026. Titik Nol Kilometer dipilih sebagai lokasi pameran karena memiliki nilai sejarah sekaligus menjadi salah satu ruang publik dan magnet wisata di Jogja.
Direktur Utama Perum LKBN ANTARA Benny Siga Butarbutar mengatakan pameran tersebut diharapkan dapat menjadi ruang bagi masyarakat dan wisatawan untuk melihat kembali perjalanan bangsa melalui karya fotografi.
“Kami ingin menghadirkan ruang interaktif yang menjembatani memori masa lalu dengan visi masa depan bangsa dalam semarak Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia,” kata Benny, Sabtu (15/8/2026).
Menurut Benny, semangat kemerdekaan tidak hanya terlihat dalam kegiatan resmi yang digelar pemerintah. Nilai-nilai kemerdekaan juga tumbuh dalam kehidupan masyarakat melalui gotong royong, kebersamaan, perlombaan tradisional, hingga kreativitas warga.
Beragam suasana tersebut kemudian direkam oleh pewarta foto ANTARA dan ditampilkan dalam pameran. Karya-karya yang dipajang tidak sebatas mengabadikan seremoni peringatan kemerdekaan, tetapi juga memperlihatkan aktivitas masyarakat di berbagai daerah di Indonesia.
Foto Kemerdekaan dari Berbagai Daerah
Benny menjelaskan penempatan karya di sisi barat dan timur kawasan Nol KM Jogja dilakukan agar pengunjung dapat melihat kemerdekaan dari beragam sudut pandang.
Foto yang dipamerkan berasal dari berbagai wilayah Indonesia dengan objek dan latar masyarakat yang beragam. Kehadiran karya tersebut sekaligus menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan memiliki banyak bentuk dan dirasakan oleh berbagai kelompok masyarakat.
“Ada orang tua, dari Papua, anak muda, juga berbagai aktivitas lokal masyarakat lainnya. Ini berbicara soal kebersamaan, semangat, dan kemeriahan yang patut kita rayakan bersama di Hari Kemerdekaan,” ujarnya.
Pemilihan lokasi pameran juga menjadi bagian dari konsep yang ingin dibangun ANTARA. Kawasan Titik Nol Kilometer merupakan ruang publik yang ramai dikunjungi masyarakat dan wisatawan serta berada di kawasan yang memiliki keterkaitan erat dengan sejarah perjalanan Yogyakarta.
Benny mengatakan Yogyakarta memiliki posisi penting dalam sejarah perjuangan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Peran Jogja sebagai salah satu benteng Republik dinilai menjadi bagian dari sejarah yang perlu terus dikenalkan kepada generasi muda.
Karena itu, pameran fotografi tersebut tidak hanya menghadirkan karya visual, tetapi juga mengajak pengunjung melihat kembali berbagai cerita tentang Indonesia melalui sudut pandang pewarta foto.
“Jogja tidak hanya berbicara tentang Jogja itu sendiri, tapi Jogja bicara tentang Indonesia,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemilih lintas domisili diminta diatur dalam revisi UU Pemilu, termasuk soal representasi politik bagi warga yang mencoblos jauh dari daerah asal.
Prediksi susunan pemain Timnas Indonesia vs Bangladesh. John Herdman berpeluang memakai 3-4-3 untuk mengejar kemenangan dengan selisih gol.
Harta Listyo Sigit dalam LHKPN 2025 mencapai Rp15,34 miliar. Simak rincian tanah, kendaraan, kas, harta bergerak, dan utangnya.
Profil Nurisa Dian Ashrifah, pemanah Indonesia peraih emas Asian Games 2026 setelah mengalahkan Amaya Cojuangco 139-137
Syarat membuat akta kematian meliputi surat kematian, KK, identitas pelapor, hingga formulir. Simak cara dan ketentuan pengurusannya.
Suyudi Ario Seto mengusung doktrin Polisi Bersama Masyarakat dan memaparkan agenda 100 hari pertama dalam uji kelayakan calon Kapolri di DPR.