7 Siswa SMK Ngawi Sakit Usai Santap MBG, Ini Penjelasan Polisi
Tujuh siswa SMK Pamardi Siwi 2 Ngrambe, Ngawi, mengalami mual, muntah dan pusing setelah makan MBG. Sampel makanan diuji di laboratorium.
Salah satu pebisnis kerajinan serat alam, Indri Widiyanti menunjukkan gudang produk kerajinannya pada Senin (27/4/2020). /Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, KULONPROGO - Kapanewon Sentolo menjadi salah satu sentra industri di Kulonprogo. Salah satu produk andalan kawasan industri tersebut adalah kerajinan serat alam. Namun di tengah pandemi beberapa galeri kerajinan serat alam terpaksa tutup.
Salah satu galeri kerajinan sentra alam yang tutup adalah Jogjavanesia. Pemilik galeri tersebut Indri Widiyanti mengatakan sejak pandemi galerinya terpaksa tutup. "Sejak diumumkan kasus Covid-19 pertama di 1 pembelian barang kerajinan hingga akhirnya terpaksa tutup," ucap Indri yang ditemui pada Senin (27/4/2020).
Dampaknya dari empat pegawai yang bekerja di galeri Indri hanya tinggal dua orang yang masih bekerja. "Itupun saya suruh bersihkan galeri saja karena tutup tidak ada pembuatan kerajinan," jelasnya.
Sebelumnya galeri Indri menjual berbagai hasil kerajinan agel, bagor, enceng gondok, pandan dan serat alam lainnya menjadi berbagai aksesoris dan pernak-pernik. Namun karena pandemi, semua barang kerajinan di galeri ditaruh di gudang.
"Sekarang tidak ada yang kami pampang di rak galeri, semua kami masukkan ke kardus dan tata di gudang," jelasnya.
Kini guna bertahan pandemi Indri beralih berjualan masker kain batik. Awalnya kain batik yang digunakan untuk dipadukan dengan berbagai kerajinan serat alam, kini digunakan untuk masker kain. "Awalnya laku banyak bisa 2000 masker kain seminggu, sekarang ya 500 seminggu saja tidak habis," ucapnya.
Selain beralih ke masker kain, Indri dan beberapa pengrajin serat alam lainnya hanya mengandalkan penjualan via daring. "Banyak yang tutup mas kiosnya, sekarang hanya mengandalkan online saja," ucap Indri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tujuh siswa SMK Pamardi Siwi 2 Ngrambe, Ngawi, mengalami mual, muntah dan pusing setelah makan MBG. Sampel makanan diuji di laboratorium.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan berdasarkan data resmi KAI Access.
BMKG memprakirakan mayoritas wilayah di DIY cerah pada Kamis 13 Agustus 2026. Bantul berpotensi berawan, sementara Kota Jogja terpanas.
Kiper 16 tahun Athaullah Daib motoran dari Gunungkidul ke Jogja demi latihan PSIM setelah dipromosikan dari EPA U-16 ke tim senior.
Kulonprogo mendorong penanganan Jalan Dekso-Samigaluh dan Jembatan Duwet. Jalan ditargetkan masuk anggaran 2027, jembatan masih dikaji.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dari Yogyakarta ke Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.