KPI 2026 Hasilkan Janji Publik, Pemda Sepakat Perkuat Pendidikan
KPI 2026 resmi ditutup di Sleman dengan Janji Publik dan penguatan kolaborasi daerah untuk membangun pendidikan yang inklusif.
Ilustrasi aplikasi online. /Ist-dok
Harianjogja.com, JOGJA--Meski pandemi corona masih berlangsung namun sektor swasta terutama yang bergerak di layanan wisata berupaya bangkit. Sebuah aplikasi online yang memberikan layanan wisata terpadu pun diluncurkan untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan pasca pandemi corona.
Seperti diketahui sektor pariwisata DIY saat ini sedang lesu-lesunya. Ribuan pelaku wisata terdampak corona tak mendapatkan penghasilan. Pemerintah Pusat memberikan bantuan kepada mereka sebanyak 30.000 paket sembako kepada mereka.
Di tengah pariwisata DIY yang lesu tersebut, start up lokal berusaha untuk bangkit dengan sebuah aplikasi layanan wisata terpadu bernama AeroConnect.app. Layanan ini segera hadir di Yogyakarta International Airport (YIA Kulonprogo)
Operational and Technical Director AeroConnect.app Ardon Ardianto mengatakan aplikasi online ini merupakan karya lokal DIY, tetapi diramu menarik dengan memakai standar kemudahan layanan wisata, sehingga bisa dimanfaatkan wisatawan domestik maupun mancanegara. Meski saat ini dalam situasi sulit masa pandemi corona, tetapi bisa menjadi momentum untuk kembali membangkitkan perekonomian dengan mendukung karya dan produk lokal.
"Saat ini memang dalam kondisi sulit dengan adanya Covid-19, bidang transportasi dan wisata menjadi lesu, terpukul telak. Tetapi kami meyakini setelah pandemi ini mereda, transportasi dan pariwisata di DIY akan kembali meningkat," terang dia dalam rilis yang diterima Harian Jogja, Senin (27/4/2020).
Ia menambahkan dengan aplikasi ini dapat memesan kendaraan untuk antar dan jemput penumpang, sewa mobil, layanan bandara, jasa keimigrasian hingga mengakomodasikan pemesanan VIP service bandara dan pembelian tiket shuttle bandara. Saat ini tersedia sekitar 50 armada untuk melayani calon penumpang di wilayah DIY dan sekitarnya.
"Jumlah ini diharapkan bertambah sejalan dengan edukasi serta prediksi meningkatnya kebutuhan masyarakat DIY untuk layanan transportasi dan pariwisata, terutama setelah pandemi ini berakhir," ucapnya.
Senior Vice President of Business Expansion DOKU Irfan Burhan mengatakan sebagai penyedia sistem pembayaran online sekaligus mitra teknologi platform ini pihaknya bangga dapat bertumbuh memajukan bisnis lokal di tengah situasi saat ini. Layanan ini tidak hanya pengaturan mobilitas penumpang yang dipermudah tetapi juga beragam jenis pembayaran. "Aplikasinya bisa diunduh di playstore," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPI 2026 resmi ditutup di Sleman dengan Janji Publik dan penguatan kolaborasi daerah untuk membangun pendidikan yang inklusif.
Pemerintah susun Perpres perlindungan nakes usai kasus dr Icha, soroti intimidasi dan lemahnya sistem keamanan.
Usaha pigura di Sleman tertekan kenaikan harga kaca dan kayu, sementara penjualan turun hingga 50 persen akibat melemahnya daya beli.
Jadwal 16 besar Piala Dunia 2026: Kanada vs Maroko dan Paraguay vs Prancis, Minggu dini hari WIB. Simak jam tayang & siaran langsung.
Kasus dugaan penganiayaan di Daycare Jogja bertambah jadi 27 tersangka, dengan 103 anak korban. Polisi masih kembangkan penyidikan.
Bantul lanjutkan restorasi Gumuk Pasir Parangkusumo dengan penebangan vegetasi demi mengembalikan fungsi alami kawasan langka.