Waspada, WHO Tetapkan Ebola Kongo-Uganda Darurat Kesehatan Global
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Foto ilustrasi sel virus SARS-CoV-2 dan sel darah merah. /Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO - Selama kurang lebih tiga hari ada empat orang di Kulonprogo yang dinyatakan reaktif melalui rapid test. Dua orang tersebut merupakan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Temboro Magetan dan dua lagi merupakan peserta Ijtima Ulama Dunia Gowa.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kulonprogo, Baning Rahayujati mengatakan dari 13 santri, dua santri dinyatakan reaktif, sembilan santri dinyatakan non-reaktif, dan dua santri lainnya baru akan pulang ke Kulonprogo.
Saat ini pihaknya telah bergerak cepat melakukan penelusuran terhadap sejumlah orang yang kontak langsung dengan empat orang yang dinyatakan reaktif dengan rapid test.
"Kami telah melakukan tracing dengan teknik snowball hingga terdata banyak orang yang kontak langsung," jelas Baning yang dihubungi pada (28/4/2020).
Teknik snowball yang dimaksud oleh Baning yakni dengan melakukan wawancara langsung kepada orang yang reaktif rapid test siapa saja yang pernah ia temui atau kontak langsung. "Dari satu orang ditanya kontak ke siapa saja, kemudian yang disebut itu itu ditanya hal yang sama dan begitu seterusnya, akhirnya terlacak banyak orang," jelasnya.
Baning mengatakan tracing akan terus dilakukan sampai ke orang yang dinilai masih berisiko tertular. Selanjutnya Baning meminta kepada orang-orang yang masuk dalam daftar penelusuran untuk melakukan isolasi mandiri sampai hasil swab dari orang-orang yang reaktif rapid test keluar.
Baning juga meminta masyarakat untuk tetap mengikuti anjuran pemerintah semua tetap dirumah, jika berkepentingan yang sifatnya sangat penting dan harus keluar rumah, lakukan sesegera mungkin dan pakai masker.
Baning tak hentinya meminta kepada masyarakat untuk selalu menjaga jarak lebih dari satu meter baik di rumah maupun di luar rumah. "Selalu cuci tangan pakai sabun sesering mungkin dan tingkatkan daya tahan tubuh dengan istirahat cukup, dan olahraga serta makanan gizi seimbang," jelas Baning.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Gelombang gugur massal landa wakil Indonesia di 16 besar Malaysia Masters 2026. Jonatan Christie (jojo) jadi satu-satunya harapan tersisa di perempat final.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa konfirmasi batal berangkat haji 2026 bersama keluarga. Tegaskan bukan karena perintah Presiden Prabowo.
Duta Besar Belanda Marc Gerritsen sangat terkesan dengan pengalaman bersepeda menyusuri pedesaan di sekitar Candi Prambanan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Timnas Kongo batalkan TC di Kinshasa jelang Piala Dunia 2026 akibat wabah virus Ebola jenis Bundibugyo. Skuad Desabre langsung dialihkan ke Eropa.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)