Tiga Buah Lokal Jogja Diajukan untuk Sertifikasi Varietas
“Tahun ini kita mau proses (sertifikasi) tiga tanaman lokal. Ada alpukat Surokarsan, pisang Morosebo dan pisang Gendruwo,”
Ilustrasi sabu-sabu./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, BANTUL - Sebanyak tujuh anggota Polres Bantul mendapat penghargaan karena berhasil mengungkap bandar dan pengedar sabu-sabu senilai lebih dari Rp1,5 miliar. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolres Bantul AKBP Wachyu Tri Budi Sulistiyono di Mapolres Bantul.
Ketujuh polisi tersebut adalah Iptu Ronny Prasadana selaku Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Bantul. Sementara enam lainnya anak buah Iptu Ronny, masing-masing Ipda Imam Sutrisna, Brigadir Anggit Wicaksono, Briptu Iwan Satriya Nugraha, Briptu Tulus Prabowo, Briptu Achmad Arif Priyatmoko, dan Briptu Septiaji Irawan.
Penghargaan tersebut sebagai salah satu bentuk apresiasi Kapolres Bantul, “Karena kasus ini merupakan salah satu yang terbesar di Polda DIY. Kalau ditotal Sabu-sabunya saja bisa mencapai Rp1,5 miliar,” kata Wachyu Tri Budi, Jumat (8/5/2020).
Barang bukti yang disita dalam pengungkapan kasus narkoba terbesar ini berupa sabu-sabu 1.138,5 gram, obat daftar G 1000 butir, tembakau Gorilla 25,68 gram, Ganja 25,58 gram, dan Riklona 15 tablet. Kasus tersebut diungkap pada 2 Maret lalu.
Sementara itu Iptu Ronny Prasadana menganggap penghargaan yang diberikan merupakan wujud perhatian pimpinan terhadap anggota yang berprestasi, “Untuk memotivasi setiap jajaran dalam berkarya dan bekerja untuk masyarakat,” kata Ronny.
Pria yang belum genap setahun menjabat sebagai Ksatres Narkoba Polres Bantul ini sebelumnya juga sudah mendapat sejumlah penghargaan, di antaranya pengungkapan pembunuhan AKP Wiyono di Polresta Jogja pada 2014 lalu, pelemparan batu oleh pelaku klithih yang menyebabkan korban meninggal dunia di Godean, pembunuhan suporter PSS di Kalasan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
“Tahun ini kita mau proses (sertifikasi) tiga tanaman lokal. Ada alpukat Surokarsan, pisang Morosebo dan pisang Gendruwo,”
Imigrasi Sulsel menemukan WNA asal Filipina dan Malaysia memakai KTP Indonesia untuk mengurus paspor RI di sejumlah daerah.
Prabowo Subianto menegaskan pemerintah siap memakai radar dan satelit untuk melacak aset ilegal serta memburu koruptor hingga bungker bawah tanah.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Kamis 21 Mei 2026 melayani rute Jogja dan Sleman dengan tarif Rp80.000 serta konektivitas antarmoda.
Inter Miami dikabarkan selangkah lagi merekrut Casemiro dengan status bebas transfer untuk bermain bersama Lionel Messi di MLS.
Jadwal angkutan KSPN Malioboro menuju Obelix Sea View dan Pantai Drini Kamis 21 Mei 2026 lengkap dengan tarif terbaru.