Semarak Milad Muhammadiyah ke-113, Aisyiyah Trirenggo Gelar Gowes
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Penyaluran bansos bagi keluarga penerima manfaat sebagai bagian dari upaya pengurangan kemiskinan Ekstrem di Bantul./ bantulkab.go.id
Harianjogja.com, BANTUL-Sebanyak 1.154 keluarga penerima manfaat (KPM) di Bantul mendapat bantuan sosial pangan sebagai upaya mengurangi angka kemiskinan ekstrem.
"Bansos pangan yang diberi nama Sambung Pangan Warga Bantul ini akan diberikan kepada 1.154 KPM dari 16 kapanewon (kecamatan) yang masuk dalam data kemiskinan ekstrem," kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Bantul Sukrisna Dwi Susanto saat peluncuran program bansos itu di Bantul, Kamis, dikutip dari laman resmi Pemkab Bantul
Menurut dia, setiap KPM akan mendapatkan bansos senilai Rp200 ribu yang dapat diambil melalui warung pangan warga yang telah ditunjuk. Bansos pangan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Bantul.
"Bantuan berupa sembako senilai Rp200 ribu ini akan disalurkan selama empat bulan, mulai dari September hingga Desember 2025, dengan tahap penyaluran dilakukan pada bulan Oktober dan November 2025," katanya.
Dia menjelaskan, penerima manfaat akan mendapatkan kartu virtual account yang dapat digunakan untuk menukarkan kebutuhan pangan di warung pangan warga yang ditunjuk pemerintah untuk menyalurkan bansos itu.
Selain bantuan berupa sembako, juga disalurkan alat bantu disabilitas untuk 11 penerima manfaat, sebagai wujud perhatian dan dukungan pemerintah untuk mewujudkan Bantul yang inklusif dan setara bagi seluruh warga tanpa kecuali.
Sementara itu, Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berpartisipasi mulai dari proses pendataan keluarga penerima manfaat, verifikasi, penyaluran hingga pendampingan di lapangan.
Menurut dia, sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah, perangkat desa, stakeholder, dan masyarakat merupakan kunci keberhasilan program pengentasan kemiskinan ekstrem.
"Mari bersama kita merawat solidaritas sosial, perkuat tekad, dan satukan langkah untuk mewujudkan Kabupaten Bantul yang lebih maju, sejahtera, dan berkeadilan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Amerika Serikat disebut telah menghabiskan Rp507 triliun untuk operasi militer melawan Iran sejak konflik pecah Februari 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Festival Dalang Cilik Kulonprogo menjadi ajang regenerasi dalang muda dan pelestarian budaya wayang di kalangan pelajar.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 sekali perjalanan
Kelurahan Patangpuluhan Jogja memperkuat literasi gizi keluarga lewat pelatihan B2SA untuk mempertahankan nol kasus stunting.