Bus KSPN Jogja: Jadwal dan Tarif ke Pantai Selatan 2026
Jadwal Bus KSPN Jogja 2026, tarif mulai Rp12.000 ke Parangtritis, Drini, Obelix Sea View dari Malioboro. Hemat dan praktis.
Petir - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—BMKG mengeluakan peringatan dini potensi hujan lebat disertai petir di wilayah Jogja dan sekitarnya pada Jumat (24/10/2025).
Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, sepanjang Jumat ini kondisi cuaca di pagi hari berawan. Pada siang hingga sore hari, BMKG memprediksi adanya potensi hujan sedang-lebat di Kota Jogja, Sleman, Kulon Progo bagian Utara-Tengah, Bantul bagian Utara, dan Gunungkidul bagian Utara.
Adapun potensi hujan ringan menurut BMKG terjadi di Bantul bagian Tengah-Selatan, Gunungkidul bagian Tengah-Selatan, dan Kulonprogo bagian Selatan.
Pada malam hari, BMKG memprediksi potensi hujan ringan di seluruh wilayah DIY dan dini hari potensi hujan ringan di Kulonprogo bagian Selatan, Bantul bagian Selatan, dan Gunungkidul bagian Selatan.
Berdasarkan catatan BMKG, suhu udara di Jogja antara 22 – 31 °C, dengan kelembapan udara 75 – 98 %. Angin dari Timur - Selatan dengan kecepatan antara 10 - 25 km/jam.
Prakiraan Gelombang Laut di pesisir Selatan Jogja, menurut BMKG, tinggi gelombang berkisar antara 1.25 – 2.5 meter atau masuk kategori sedang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal Bus KSPN Jogja 2026, tarif mulai Rp12.000 ke Parangtritis, Drini, Obelix Sea View dari Malioboro. Hemat dan praktis.
Update prakiraan cuaca Jogja dan sekitarnya untuk Rabu, 13 Mei 2026. Cek daftar wilayah yang berpotensi hujan ringan serta pantauan suhu udara di seluruh DIY.
Pembangunan aviary Purwosari Gunungkidul kembali dilanjutkan tahun ini dengan anggaran Rp5,6 miliar dari Dana Keistimewaan DIY.
Amerika Serikat disebut telah menghabiskan Rp507 triliun untuk operasi militer melawan Iran sejak konflik pecah Februari 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Festival Dalang Cilik Kulonprogo menjadi ajang regenerasi dalang muda dan pelestarian budaya wayang di kalangan pelajar.