Timnas U17 Indonesia Ditahan Qatar 0-0, Penalti Gagal Jadi Sorotan
Timnas U17 Indonesia ditahan imbang Qatar 0-0 di Piala Asia U17 2026. Penalti gagal dan dominasi permainan jadi sorotan laga ini.
Foto ilustrasi hujan di perkotaan, dibuat menggunakan Artificial Intelligence/AI.
Harianjogja.com, JOGJA— Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Yogyakarta memprakirakan sebagian wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat selama tiga hari ke depan, yakni 7–9 Maret 2026.
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terkini, kondisi suhu muka laut di wilayah Laut Jawa dan Samudra Hindia selatan Pulau Jawa terpantau relatif hangat, berkisar 26–30 derajat Celsius. Kondisi tersebut dinilai mendukung peningkatan suplai uap air ke atmosfer yang berpotensi memicu pembentukan awan hujan.
Selain itu, BMKG juga mendeteksi keberadaan beberapa bibit siklon tropis di perairan sekitar Australia yang memengaruhi pola angin di wilayah Indonesia.
“Adanya bibit siklon 90S dan 93S di Samudra Hindia sebelah barat Australia serta 92P di Teluk Carpentaria menyebabkan terbentuknya konvergensi dan belokan angin di wilayah Jawa,” ungkap Pelaksana Harian Kepala Stasiun Meteorologi Yogyakarta, Sandy Purba Almubarak dalam laporan resmi yang dirilis pada Jumat (6/3/2026).
Kondisi tersebut turut diperkuat dengan tingkat kelembapan udara yang cukup tinggi di wilayah DIY pada ketinggian 1–3 kilometer (850–700 mb) yang mencapai 60–95 persen, sehingga meningkatkan peluang pertumbuhan awan hujan.
Prakiraan Cuaca DIY 7–9 Maret 2026
7 Maret 2026
Hujan sedang hingga lebat berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Sleman, Kabupaten Kulon Progo bagian utara, serta Kabupaten Gunungkidul bagian utara dan tengah.
Tinggi gelombang laut diperkirakan 1,25–2,5 meter atau kategori sedang.
8 Maret 2026
Potensi hujan ringan hingga sedang terjadi di Kota Yogyakarta, Sleman, Kulonprogo, Gunungkidul bagian selatan, serta Kabupaten Bantul.
Tinggi gelombang laut masih berada pada kisaran 1,25–2,5 meter.
9 Maret 2026
Hujan ringan hingga sedang diprakirakan kembali terjadi di Sleman bagian utara, Kulonprogo bagian utara, serta Gunungkidul bagian utara dan tengah.
Gelombang laut diprediksi tetap berada pada kisaran 1,25–2,5 meter.
BMKG Imbau Warga Waspada
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang.
Warga juga diminta untuk terus memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG, termasuk situs web, aplikasi InfoBMKG, maupun media sosial resmi lembaga tersebut.
Selain itu, masyarakat diharapkan berkoordinasi dengan pihak terkait kebencanaan seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) maupun Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) jika terjadi potensi bencana hidrometeorologi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Timnas U17 Indonesia ditahan imbang Qatar 0-0 di Piala Asia U17 2026. Penalti gagal dan dominasi permainan jadi sorotan laga ini.
Kemnaker membuka sertifikasi kompetensi gratis bagi alumni magang nasional hingga 15 Mei 2026 dengan sertifikat resmi BNSP.
PDAB Tirtatama DIY mengusulkan kenaikan tarif air curah Rp500 per meter kubik untuk menekan subsidi Pemda DIY yang membengkak.
Anthony Ginting menghadapi Shi Yu Qi pada hari kedua Thailand Open 2026. Berikut jadwal lengkap 10 wakil Indonesia di Bangkok.
Lima weton diprediksi perlu ekstra waspada pada Rabu Kliwon 13 Mei 2026, mulai konflik hingga persoalan finansial.
Jadwal misa dan ibadah Kenaikan Yesus 2026 di Jogja lengkap dari Kotabaru, Ganjuran hingga GKJ Ambarrukmo.