900 Ton Gandum Sudah Dikirim ke Palestina, Laju Peduli Ungkap Sumbernya
Laju Peduli telah mengirim lebih dari 900 ton gandum ke Palestina selama delapan tahun. Bantuan dihimpun dari sedekah masyarakat.
Foto ilustrasi hujan di perkotaan, dibuat menggunakan Artificial Intelligence/AI.
Harianjogja.com, JOGJA— Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Yogyakarta memprakirakan sebagian wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat selama tiga hari ke depan, yakni 7–9 Maret 2026.
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terkini, kondisi suhu muka laut di wilayah Laut Jawa dan Samudra Hindia selatan Pulau Jawa terpantau relatif hangat, berkisar 26–30 derajat Celsius. Kondisi tersebut dinilai mendukung peningkatan suplai uap air ke atmosfer yang berpotensi memicu pembentukan awan hujan.
Selain itu, BMKG juga mendeteksi keberadaan beberapa bibit siklon tropis di perairan sekitar Australia yang memengaruhi pola angin di wilayah Indonesia.
“Adanya bibit siklon 90S dan 93S di Samudra Hindia sebelah barat Australia serta 92P di Teluk Carpentaria menyebabkan terbentuknya konvergensi dan belokan angin di wilayah Jawa,” ungkap Pelaksana Harian Kepala Stasiun Meteorologi Yogyakarta, Sandy Purba Almubarak dalam laporan resmi yang dirilis pada Jumat (6/3/2026).
Kondisi tersebut turut diperkuat dengan tingkat kelembapan udara yang cukup tinggi di wilayah DIY pada ketinggian 1–3 kilometer (850–700 mb) yang mencapai 60–95 persen, sehingga meningkatkan peluang pertumbuhan awan hujan.
Prakiraan Cuaca DIY 7–9 Maret 2026
7 Maret 2026
Hujan sedang hingga lebat berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Sleman, Kabupaten Kulon Progo bagian utara, serta Kabupaten Gunungkidul bagian utara dan tengah.
Tinggi gelombang laut diperkirakan 1,25–2,5 meter atau kategori sedang.
8 Maret 2026
Potensi hujan ringan hingga sedang terjadi di Kota Yogyakarta, Sleman, Kulonprogo, Gunungkidul bagian selatan, serta Kabupaten Bantul.
Tinggi gelombang laut masih berada pada kisaran 1,25–2,5 meter.
9 Maret 2026
Hujan ringan hingga sedang diprakirakan kembali terjadi di Sleman bagian utara, Kulonprogo bagian utara, serta Gunungkidul bagian utara dan tengah.
Gelombang laut diprediksi tetap berada pada kisaran 1,25–2,5 meter.
BMKG Imbau Warga Waspada
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang.
Warga juga diminta untuk terus memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG, termasuk situs web, aplikasi InfoBMKG, maupun media sosial resmi lembaga tersebut.
Selain itu, masyarakat diharapkan berkoordinasi dengan pihak terkait kebencanaan seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) maupun Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) jika terjadi potensi bencana hidrometeorologi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Laju Peduli telah mengirim lebih dari 900 ton gandum ke Palestina selama delapan tahun. Bantuan dihimpun dari sedekah masyarakat.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 27 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.