Jogja Siap Pecahkan Rekor MURI 1.000 Difabel Tuli
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA - Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY melaporkan penambahan kasus positif baru sebanyak tiga kasus pada Rabu (20/5/2020). satu diantara kasus baru tersebut merupakan pengunjung Indogrosir. Kabar baiknya, sebanyak dua kasus dinyatakan sembuh setelah dua kali uji laboratorium hasilnya negatif.
Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, menuturkan tiga kasus baru ini meliputi Kasus 209, perempuan 43 tahun warga Sleman; Kasus 210, laki-laki 21 tahun warga Bantul; dan Kasus 211, laki-laki 71 tahun WNA India.
“Kasus 209 merupakan pengunjung Indogrosir, kasus 210 riwayat kontaknya masih dalam penelusuran dan kasus 211 merupakan bagian Klaster Jamaah Tabligh Sleman,” ujarnya, Rabu.
Adapun dua kasus sembuh meliputi Kasus 115, laki-laki 51 tahun warga Bantul dan Kasus 138, laki-laki 34 tahun warga Sleman. Pada hari yang sama juga dilaporkan satu kematian PDP yakni perempuan 84 tahun warga Kota Jogja yang memiliki riwayat sakit jantung.
Dengan penambahan ini, maka total kasus positif DIY sebanyak 209 kasus, dengan 97 diantaranya telah sembuh. Adapun PDP yang meninggal yakni sebanyak 23 pasien. Sementara total ODP hingga saat ini sebanyak 6.151 orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
11 manfaat beras kencur untuk kesehatan, mulai dari menambah nafsu makan, menjaga stamina, hingga membantu tidur lebih nyenyak.
Sekawan Limo 2 Gunung Klawih tembus 212 ribu penonton di hari pertama, catat rekor box office Indonesia 2026.
Ngecas mobil listrik semalaman aman berkat BMS, bahkan lebih baik untuk baterai dibanding fast charging menurut studi Geotab.
Pelatih Malaysia Nafuzi Zain soroti kekuatan Timnas Indonesia di Grup H Kualifikasi Piala Asia U20 2027 yang disebut sangat ketat.