Jadwal Prameks Jogja-Kutoarjo 2026, Jam Sibuk Tiket Ludes
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.
Sejumlah kader GP Ansor Sleman mengikuti kegiatan donor darah di GOR Pangukan, Sleman, Minggu (31/5/2020)./Ist
Harianjogja.com, JOGJA - Kebutuhan darah untuk wilayah Sleman di tengah pandemi Covid-19 terus meningkat. Untuk ikut memenuhi keburuhan kantong darah, ratusan kader Ansor Nahdatul Ulama Sleman menggelar aksi donor darah.
Ketua PC GP Ansor Sleman Aryanto Nugrono mengatakan aksi donor darah tersebut merupakan aksi kemanusiaan di tengah pandemi Covid-19. Hal ini dilakukan untuk membantu ketersediaan darah di PMI Sleman.
"Ini bentuk bakti sosial bagi sahabat Ansor, Banser dan warga nandiyin untuk ikut memenuhi kebutuhan stok darah bagi PMI. PMI saat ini sedang membutuhkan stok darah yang banyak," katanya di sela kegiatan donor darah GP Ansor bersama PMI Sleman, Minggu (31/5/2020) di GOR Pangukan.
Dia berharap, aksi kemanusiaan tersebut dapat menjadi agenda organisasi yang bisa dilakukan secara rutin. Ansor Sleman akan melakukan sosialisasi secara maksimal agar peserta yang datang bisa lebih banyak lagi. Total peserta yang mengikuti kegiatan tersebut sekitar 170 orang.
"Sebenarnya banyak juga sahabat Ansor dan juga Banser yang menjadi relawan PMI. Kami akan lakukan edukasi kepada seluruh kader terkait manfaat donor darah baik bagi dirinya sendiri maupun orang lain," katanya.
Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun mengatakan Pemkab saat ini gencar melakukan donor darah demi memenuhi kebutuhan darah karena sampai saat ini stok kantong darah di Sleman terus menurun sejak merebaknya virus Corona. "Untuk memenuhi kebutuhan stok darah, kami lakukan jemput bola melibatkan banyak elemen masyarakat," ungkap Muslimatun.
Dia menjelaskan, kebutuhan darah di Sleman per hari rata-rata antara 50 hingga 70 kantong. Sebelum pandemi Covid-19, PMI Sleman dapat mengumpulkan antara 50 sampai 75 kantong per harinya. Tetapi saat ini, jumlah kantong darah yang dikumpulkan menurun drastis sehingga Pemkab meminta ASN, TNI/Polri dan elemen masyarakat untuk melakukan donor darah. "Hal itu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan darah di Sleman," ucapnya.
Adapun Ketua PMI Sleman Sunartono mengatakan jumlah peserta yang mengikuti aksi kemanusiaan tersebut ditargetkan sebanyak 200 orang. "Kegiatan tersebut mampu terkumpul 122 kantong darah dari 162 Calon pendonor. 40 calon pendonor gagal karena syarat utama tidak mencukupi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.
CEO Aprilia Racing Massimo Rivola mendoakan Marc Marquez cepat pulih meski Aprilia sedang dominan di MotoGP 2026.
WhatsApp bisa membuat memori ponsel cepat penuh. Simak cara membersihkan penyimpanan tanpa menghapus chat penting.
Chelsea dikabarkan segera menunjuk Xabi Alonso sebagai pelatih baru dengan kontrak empat tahun usai tercapai kesepakatan prinsip.
212 T01 facelift resmi meluncur di Beijing Motor Show 2026 dengan desain baru dan siap menantang Jeep Wrangler di pasar global.
Persib Bandung menghadapi PSM Makassar dengan kondisi pincang setelah Bojan Hodak dan tiga pemain utama dipastikan absen.