Festival Jeron Beteng Jogja, Ada Layang-Layang hingga Pawai Ogoh-Ogoh
Event ini merupakan upaya Dispar dalam rangka memperkenalkan destinasi Njeron Benteng sekaligus destinasi wisata Jogja sisi selatan.
Kepala Dinkes Kota Jogja Emma Rahmi Aryani (kiri) tengah mendampingi pendonor darah pada gelaran donor darah memperingati Hari Kesehatan Nasional tahun lalu - Dokumentasi Dinkes Kota Jogja
Harianjogja.com, UMBULHARJO—Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jogja akan menyemarakkan Hari Kesehatan Nasional ke-60 yang jatuh pada tanggal 12 November. Salah satu rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan adalah gelaran donor darah. Dinkes Kota Jogja nantinya akan menggelar donor darah di Grha Pandawa Kompleks Balai Kota Jogja pada 5 November 2024.
Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes Kota Jogja Waryono menjelaskan donor darah akan menyasar 200 orang. Terdiri dari karyawan internal Pemkot Jogja, anggota TNI/POLRI, Kementerian Agama Kota Jogja, Rumah Sakit di lingkup Kota Jogja, serta masyarakat umum. Menututnya, aksi donor darah ini dilakukan sebagai salah satu bentuk dari wujud menumbuhkan semangat kebersamaan dan rasa sosial kemanusiaan untuk membantu sesama.
BACA JUGA : PAKJ Gelar Donor Darah, Targetkan 2.500 Kantong
"Kegiatan ini mengusung tema Setetes Darah Anda Menyelamatkan Jiwa Manusia," kata Waryono di Balai Kota Jogja, Senin (4/11/2024).
Melihat antusias pendonor pada kegiatan yang sama tahun lalu, jumlah pendonor selalu lebih banyak dari yang ditargetkan. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi masyarakat sebelum melakukan donor darah. Diantaranya adalah sehat, berusia 17-60 tahun, memiliki hemoglobin minimal 12,5g/dl dan maksimal 17,0g/dl, dan tidak sedang konsumsi obat.
Calon pendonor juga tidak sedang menderita penyakit menular, tidak memiliki faktor risiko tinggi penularan infeksi menular lewat transfusi darah dan tidak memiliki gangguan penyakit sistemik seperti jantung, stroke, gagal ginjal. "Untuk wanita tidak sedang menstruasi, hamil, atau menyusui 6 bulan terakhir," ujarnya.
Waryono mengatakan, kini setidaknya ada 296 pendonor tetap di lingkungan Pemkot Jogja. Selain untuk memperingati Hari Kesehatan Nasional ke-60 donor darah ini dilakukan untuk mengamankan dan memenuhi stok darah di Kota Jogja. Sebab, kini mulai masuk musim hujan yang menjadi potensi merebaknya penyakit demam berdarah. Di sisi lain, saat ini juga berdekatan dengan akhir tahun yang biasanya akan terjadi peningkatan kebutuhan darah.
BACA JUGA : Kawan Lama Group Gelar Donor Darah di 72 Kota dan Kabupaten
Waryono memastikan secara keseluruhan tak ada laporan kasus kekurangan darah di Kota Jogja. Namun, ada beberapa golongan darah yang memang ketersediaannya langka yakni golongan darah AB sehingga diharapkan stok golongan darah AB bisa bertambah usai kegiatan donor darah ini.
"Ini akan kita rangkul, pendonor juga nantinya akan mendapatkan paket untuk pendonor dan konsumsi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Event ini merupakan upaya Dispar dalam rangka memperkenalkan destinasi Njeron Benteng sekaligus destinasi wisata Jogja sisi selatan.
Tesla resmi menaikkan harga Model Y di AS setelah dua tahun. Simak daftar harga terbaru dan persaingan ketat di pasar mobil listrik.
Perbukitan Menoreh Kulonprogo disiapkan jadi pusat wellness tourism. Sungai Mudal siap, namun akses jalan masih jadi kendala utama.
James Cameron ungkap rencana Avatar 4 dan 5 dengan teknologi baru agar produksi lebih cepat dan biaya lebih efisien.
KKMP Jogja siapkan produksi 65 ribu batik sekolah, dorong UMKM dan perajin batik semakin berkembang.
Studi global ungkap penurunan oksigen di sungai akibat pemanasan iklim. Sungai tropis paling terdampak, ancam ekosistem air tawar.