Ini Strategi Pemkot Jogja di Tengah Penerapan Efisiensi Anggaran
Berbagai strategi ditempuh Pemkot Jogja untuk menyikapi kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pemerintah pusat
Ilustrasi program padat karya. - Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo menyebut pada tahun anggaran 2025 ini pembangunan infrastruktur di Kota Jogja tak bisa dilakukan secara besar-besaran. Hal ini mengingat adanya kebijakan efisiensi, menurunnya perekonomian masyarakat, hingga imbas dari meningkatnya biaya ekspor Amerika Serikat.
Oleh karena itu, Hasto akan menerapkan pembangunan padat karya di Kota Jogja. Konsep padat karya ini sebagai langkah antisipasi meningkatnya angka PHK di Kota Jogja. Hasto menjelaskan lebih lanjut terkait dengan rencana pembangunan padat karya yang akan diterapkan.
BACA JUGA: Dianggarkan Rp1,4 Miliar, Program Padat Karya di Kota Jogja Digelar di Empat Lokasi
"Contohnya wilayah Kotabaru itu dibersihkan rumputnya, trotoarnya dibersihkan. Ini tidak harus pakai alat-alat canggih. Sudahlah, padat karya saja itu. Supaya uangnya bisa terdistribusi kepada orang-orang banyak yang bekerja itu," kata Hasto, Kamis (10/4/2025).
Hasto mengatakan dengan konsep semacam ini, maka akan lebih banyak menyerap tenaga kerja. Kebijakan ini merupakan cara Pemkot Jogja dalam menyikapi menurunnya perekonomian belakangan ini. Dia mengaku telah memberikan instruksi kepada Dinas PUPKP untuk men-switch anggaran agar lebih fokus pada pembangunan padat karya.
"Ini strategi kami. Kita akan menata kota ini bersih. Tidak hanya bebas dari sampah, tapi juga bebas dari rumput. Sambil menata yang sifatnya tidak terlalu mahal karena kondisi ekonomi ya," ujarnya.
BACA JUGA: Dewan Dorong Pemkab Segera Laksanakan Program Padat Karya
Kepala Dinas PUPKP Umi Akhsanti masih merumuskan terkait dengan teknis dan format pekerjaan padat karya yang akan dilaksanakan. Pembahasan metode padat karya hingga saat ini juga masih dilakukan.
"Untuk padat karya kami belum bisa memberikan info lebih detail. Kami masih mencari format yang pas untuk padat karya di Dinas PU. Masih membahas metodenya," ujar Umi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berbagai strategi ditempuh Pemkot Jogja untuk menyikapi kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pemerintah pusat
Amerika Serikat disebut telah menghabiskan Rp507 triliun untuk operasi militer melawan Iran sejak konflik pecah Februari 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Festival Dalang Cilik Kulonprogo menjadi ajang regenerasi dalang muda dan pelestarian budaya wayang di kalangan pelajar.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 sekali perjalanan
Kelurahan Patangpuluhan Jogja memperkuat literasi gizi keluarga lewat pelatihan B2SA untuk mempertahankan nol kasus stunting.