Delegasi Dunia Ramaikan CFD Klaten, KLIC Fest 2026 Resmi Dimulai
Delegasi internasional ramaikan CFD Klaten dalam rangka KLIC Fest 2026, promosikan wisata dan ekonomi kreatif daerah.
Pendampingan dan penyerahan modal usaha program UMI dari ACT DIY kepada Ibu Muji Lestari./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Pandemi Covid-19 banyak mengubah keadaan masyarakat, terutama bagi Muji Lestari, 52. Ibu dua anak ini menjadi satu dari sekian banyak perempuan di Indonesia yang terdampak Covid-19, Senin (1/6/2020).
Sebelum pandemi Covid-19 menyebar, Muji Lestari punya usaha kecil-kecilan berupa kerajinan tas kain rajut. Namun adanya pandemi saat ini benar-benar mengubah keadaan, usaha tas kas kain rajut yang telah lama digelutinya sepi pembeli hingga akhirnya gulung tikar.
“Bersama anak saya yang masih sekolah, tiap hari kami menyambung hidup dengan berjualan kerupuk beras yang dititipkan di Angkringan dan pedagang sayur keliling,”ungkapnya.
Meski tidak banyak yang didapat, hanya 24 ribu tiap hari. Namun ia mengaku tidak memiliki pilihan lain demi menyambung ekonomi keluarga. “Apalagi sejak dua bulan terakhir, dokter telah memvonis ginjal kanan dan kiri saya terkena penyakit kista stadium 4 dan 5, hingga saya saat ini tidak bisa lagi melakukan pekerjaan berat,” kata Muji Lestari.
Keterbatasan ekonomi, serta penjelasan dari dokter yang menyatakan penyakitnya sudah tidak bisa diobati walaupun dengan operasi, membuat hati Muji Lestari merasa sedih. Hingga akhirnya ia hanya mengandalkan obat-obatan herbal yang dibelinya tak jauh dari kediamannya.
Bahkan ia sesenggukan tidak bisa menutupi kesedihannya, tatkala tim dari Aksi Cepat Tanggap menanyakan perihal kondisi kesehatannya. Saat ini, Muji Lestari hidup serumah dengan anaknya yang masih sekolah, serta ibunya yang sudah lanjut usia, sementara suaminya sudah meninggal dunia beberapa tahun silam karena sakit.
Kali ini, tim dari ACT DIY berkesempatan berkunjung di kediamannya di Kotagede sekaligus penyerahan bantuan modal usaha dari program Sahabat UMI (Usaha Mikro Indonesia).
Koordinator Program, Kharis Pradana mengatakan, Ibu Muji Lestari merupakan satu dari ribuan ibu-ibu di Indonesia yang tengah berjuang ditengah kondisi sulit pandemi Covid-19, “semoga adanya program Sahabat UMI ini mampu menjadi penyemangat bagi para pengusaha mikro untuk terus berjualan meski kondisi saat ini memang sedang sulit,” jelas Kharis.
“Selain bantuan modal, ACT juga akan memberikan pendampingan kepada pengusaha mikro seperti Ibu Muji Lestari agar usaha kecilnya bisa terus menopang perekonomian keluarga,” tutup Kharis.
Program Sahabat UMI adalah program pemberian sedekah modal usaha dan pembinaan bagi usaha ultra mikro yang terdampak Covid-19. Targetnya ACT akan memberikan bantuan untuk ribuan perempuan tangguh penggerak usaha mikro Indonesia pada program Sahabat UMI ini.
Sahabat dermawan dapat ikut berkontribusi dan bersamai perjuangan keluarga prasejahtera dalam menghadapi pandemi, melalui diy.indonesiadermawan.id/SahabatUMI
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Delegasi internasional ramaikan CFD Klaten dalam rangka KLIC Fest 2026, promosikan wisata dan ekonomi kreatif daerah.
Grand Rohan Jogja kembali menghadirkan ruang apresiasi seni melalui pameran seni lukis bertajuk “The Beauty of Color”. Pameran ini resmi dibuka Senin (18/5)
Dua wakil Indonesia lolos ke babak utama Malaysia Masters 2026, drama kualifikasi warnai hasil di Axiata Arena Kuala Lumpur.
Samsung Messages resmi dihentikan Juli 2026. Pengguna Galaxy wajib pindah ke Google Messages. Simak cara backup data dan jadwalnya.
Gerbang Tol Trihanggo Sleman usung siluet Ratu Boko dan aksara Jawa, jadi ikon budaya baru di Tol Jogja–Solo.
5 peluang kerja freelance bergaji dolar yang bisa dikerjakan dari rumah, mulai content writer hingga desainer grafis.