Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Sri Sultan HB X Salat Id di Alun-Alun Utara Jogja, Rabu (5/6/2019).
Harianjogja.com, JOGJA--Sebagai upaya mengembalikan wujud Alun-Alun Utara Jogja seperti pada zaman dahulu, Pemerintah Daerah (Pemda) DIY membangun pagar yang mengelilingi tanah lapang halaman Kraton Ngayogyokarto Hadiningrat tersebut.
Kepala Dinas kebudayaan DIY, Aris Eko Nugroho, menjelaskan pembangunan pagar ini menggunakan Dana Keistimewaan DIY tahun 2020, sebesar Rp2,3 miliar. “Untuk menambah keistimewaan DIY. Sudah mulai minggu lalu, ditargetkan selesai akhir Juli,” ujarnya, Senin (8/6/2020).
Dipagarinya Alun-Alun Utara Jogja ini mengacu pada referensi buku Serat Tuntunan Padalangan karya M.Ng. Nojowirongko a.l Amotjendono yang terbit pada 1948. Dalam buku tersebut tertulis ing pagelaran andher para bupati kliwon wedana penewu mantri, beg amber amblabar dumugi sakjawining taratag kaya ndoyong-ndoyongna pacak sujining alun-alun kadheseg wadya ingkang samya nangkil.
Dalam buku tersebut diketahui bahwa alun-alun kala itu memiliki pagar. Adapun untuk pagar alun-alun yang akan dibangun saat ini adalah pagar berbahan besi dengan motif pacak suji pagelaran dengan warna hijau pareanom dan memiliki tiga buah pintu.
Meski dipagari, ia memastikan Alun-Alun Utara masih tetap bisa digunakan kegiatan masyarakat. Beberapa upacara Kraton juga akan tetap berlangsung di situ seperti grebek dan lainnya. “Selama koordinasi dengan Kraton tidak masalah,” ungkapnya.
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, menuturkan saat ini pihaknya sedang melakukan sosialisai terkait pembangunan pagar alun-alun ini. Adapun tujuan dibangunnya pagar ini, ia menegaskan untuk mengembalikan wujud Alun-Alun seperti pada jaman dahulu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Prabowo menyebut motor listrik nasional sebagai contoh Indonesia Incorporated melalui kolaborasi swasta, BUMN, dunia usaha, dan akademisi.
Hiromu Tanaka mengaku gugup saat pertama kali bermain di luar Jepang bersama PSS Sleman. Ia kini beradaptasi dengan cuaca Indonesia.
Gunungkidul menyiapkan fasilitas RDF berkapasitas 60 ton sampah per hari. Lelang ditargetkan Oktober 2026 dan beroperasi 2029.
Pemkot Magelang mengingatkan pentingnya menguras tangki septik berkala melalui layanan L2T2 demi sanitasi sehat dan berkelanjutan.
Prabowo menghadiri peluncuran MOLINAS di Cikarang, mencakup manufaktur, baterai, charging, pembiayaan hingga pasar.