Diduga Sudah Meninggal 2 Hari, Mayat di Kamar Kos Maguwoharjo Dibawa dengan Prosedur Covid-19

Lajeng Padmaratri
Lajeng Padmaratri Rabu, 10 Juni 2020 16:07 WIB
Diduga Sudah Meninggal 2 Hari, Mayat di Kamar Kos Maguwoharjo Dibawa dengan Prosedur Covid-19

Ilustrasi kematian/Pixabay

Harianjogja.com, SLEMAN—Mayat pria berinisial AT ditemukan di  mayat di sebuah kamar kos di Maguwoharjo, Depok, Sleman.

Kapolsek Depok Timur Suhadi menuturkan pria tersebut diperkirakan sudah meninggal dua hari sebelumnya. “Info dari dokter meninggalnya sudah 48 jam. Saat ditemukan sudah bau dan lembab,” kata dia, Rabu (10/6/2020).

Meski begitu, penyebab kematiannya belum diketahui. Namun, Suhadi memastikan petugas yang mengecek kondisi mayat tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada sekujur tubuhnya. “Tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Di kamarnya juga tidak ada obat-obatan tertentu,” tambahnya.

Menurutnya, jasad AT pertama kali diketahui setelah seorang kawannya mencarinya ke rumah indekosnya pada Selasa (9/6/2020). AT tidak masuk kerja selama dua hari. Saat pemilik rumah indekos mengecek, rupanya kamar dikunci dari dalam. Begitu kamar dibuka dengan bantuan tukang kunci, AT sudah tergeletak di tempat tidur dalam keadaan tidak bernyawa.

Suhadi menuturkan pria itu merupakan seorang karyawan sales yang asalnya dari Magelang. Ia tidak memiliki riwayat penyakit tertentu, tetapi kawan dan kerabatnya menyebut AT sering masuk angin.

“Langsung dibawa ke rumah sakit dengan prosedur Covid-19. Setelah keluarga datang dari Magelang, langsung dibawa dan dimakamkan saat itu juga di Magelang,” ujarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online