Kelok 23 Dievaluasi 21 September, Bus Masih Dilarang Melintas
Kelok 23 masih uji coba hingga 20 September 2026. Evaluasi 21 September menentukan kelayakan jalan sebelum dibuka untuk umum.
Foto ilustrasi penemuan mayat/jenazah. - Foto dibuat menggunakan Artificial Intelligence ChatGPT
Harianjogja.com, BANTUL—Warga Sorowajan, Banguntapan, dikejutkan oleh penemuan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia di dalam rumahnya, Senin (10/11/2025) sore.
Korban adalah seorang buruh harian lepas berinisial FS, 56, yang tinggal seorang diri di Jalan Turonggo Sorowajan, Banguntapan, Bantul.
Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto menjelaskan, korban pertama kali ditemukan oleh tetangga sekitar pukul 16.00 WIB. Sebelumnya, saksi sempat merasa curiga karena sejak pagi korban tidak terlihat beraktivitas seperti biasanya.
“Sekitar pukul 08.00 WIB saksi sempat mengetuk jendela kamar korban, tapi tidak ada respons. Ketika sore hari melihat banyak lalat di sekitar jendela kamar korban, saksi kemudian memanggil tetangganya, Juwariyanta, untuk memastikan kondisi korban,” ujar Iptu Rita, Selasa (11/11).
Keduanya kemudian mencoba masuk ke rumah korban melalui pintu samping. Saat pintu kamar dibuka, korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi tengkurap di atas kasur. Juwariyanta lalu menutup tubuh korban dengan sarung sebelum melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.
Tim dari Polsek Banguntapan segera mendatangi lokasi bersama Tim Inafis Polres Bantul dan tim medis RS Bhayangkara Polda DIY yang dipimpin Iptu Dewi Windi Ningsih. Pemeriksaan awal menunjukkan korban telah meninggal sekitar 32 jam sebelum ditemukan.
“Dari hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kondisinya sudah membusuk dan terdapat belatung di bagian wajah,” terang Rita.
Ia menambahkan, dari keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit kelenjar getah bening dan sempat terlihat beraktivitas terakhir kali pada Sabtu (8/11/2025). Di lokasi kejadian juga ditemukan bungkus obat-obatan untuk tekanan darah dan antibiotik dari RS Hidayatullah.
“Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah. Setelah pemeriksaan selesai, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” katanya.
Seluruh proses olah tempat kejadian perkara berlangsung hingga pukul 18.30 WIB dengan situasi aman dan tertib. Polisi memastikan tidak ada unsur pidana dalam kasus tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kelok 23 masih uji coba hingga 20 September 2026. Evaluasi 21 September menentukan kelayakan jalan sebelum dibuka untuk umum.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal lengkap dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Simak jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap beserta tipsnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarifnya Rp8.000.
Indonesia masih berpeluang menambah emas Asian Games 2026 lewat sepak takraw dan padel setelah mengoleksi 35 medali.