Kehancuran Ekologi RI di Balik Transisi Energi Disuarakan di COP30
Nasib banyak Masyarakat Adat justru kian terancam oleh ambisi transisi energi global.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Kasus Covid-19 di DIY hingga kini terus bertambah.
Kekinian, muncul klaster baru seperti klaster pedagang ikan dan siswa sekolah kepolisian.
Pada Minggu (14/6/2020) misalnya Pemda dIY melaporkan lima kasus baru Covid-19. Di mana empat di antaranya merupakan klaster pemasok ikan.
Data yang dikumpulkan Harianjogja.com berdasarkan pengumuman harian kasus Covid-19 di DIY oleh Pemda DIY, hingga Minggu (14/6/2020), setidaknya sudah ada sembilan kasus Covid-19 di DIY yang terkait klaster bakul ikan.
Klaster bakul ikan pertama kali secara resmi diumumkan Pemda DIY pada 6 Juni lalu yang menginfeksi pasien Kasus 241 yakni laki-laki 27 tahun asal Karangmojo, Gunungkidul.
Secara rinci berikut daftar pasien Covid-19 di DIY terkait klaster bakul ikan:
1. Kasus 241, laki-laki 27, Karangmojo, Gunungkidul
2. Kasus 242, laki-laki 35, Karangmojo, Gunungkidul
3. Kasus 243, laki-laki, 34, Wonosari, Gunungkidul
4. Kasus 251, perempuan 34, Wonosari Gunungkidul
5. Kasus 254, laki-laki, 50, Gamping, Sleman
6. Kasus 267, laki-laki 40 tahun, Gunungkidul
7. Kasus 268, laki-laki 54, Gunungkidul
8. Kasus 269, laki-laki 39, Gunungkidul
9. Kasus 270, laki-laki 53, Gunungkidul
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nasib banyak Masyarakat Adat justru kian terancam oleh ambisi transisi energi global.
Cek jadwal Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 terbaru. Kereta andalan komuter, murah, cepat, dan bebas macet.
Para pesepeda dari dalam dan luar negeri mengikuti ajang International Veteran Cycle Association Rally (IVCA Rally) 2026, Kamis (21/5/2026)
Pencegahan stunting tidak hanya difokuskan pada anak, karena ibu juga harus mendapat perhatian.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.