Semarak Milad Muhammadiyah ke-113, Aisyiyah Trirenggo Gelar Gowes
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Seorang petani di Desa Gadingsari, Kecamatan Sanden, Bantul, menunjukkan tanaman cabai miliknya yang mengering akibat serangan penyakit patek, Selasa (28/1/2020)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.co, BANTUL—Majelis Pemberdayaan Masyarakat Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY melakukan gerakan Jogja Tetulung. Mereka membantu menjualkan cabai dari para petani yang mengalami kemerosotan harga di Bantul kepada masyarakat.
Koordinator Jogja Tetulung Dwi Kusnantoro mengatakan aksi menjualkan cabai dari para petani kepada masyarakat mulai dilakukan sejak pandemi Covid-19. Selain melalui Facebook, cabai juga ditawarkan melalui aplikasi Whatsapp dan media sosial lainnya.
“Di sini kami mencoba menjadi mediator, sekaligus menjembatani antara petani dan pembeli,” katanya di Gedung Parasamya, Bantul, Senin (15/6/2020).
Dwi mengungkapkan sejauh ini pihaknya tidak mengambil keuntungan dari petani maupun pembeli. Sebab, tujuan Jogja Tetulung adalah untuk menjembatani antara pembeli dan penjual.
Gerakan ini menawarkan cabai ke publik dengan harga Rp7.000 per kilogram dan respons masyarakat cukup baik. “Sedangkan harganya cenderung mulai stabil,” lanjutnya.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Bantul Sukrisna Dwi Susanta mengatakan saat ini harga cabai cenderung stabil. Data di Disdag Bantul menyebutkan harga cabai baik rawit maupun cabai besar di atas Rp7.000 per kilogram.
“Cabai merah keriting saja, saat ini sudah Rp10.700 di beberapa pasar. Jika harganya dibawah Rp7.000 mungkin harga dari petani ke tengkulak,” terangnya.
Sementara, Kepala Seksi Produksi Pertanian Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan (P2KP) Bantul, R Bimo Ari Wibowo mengungkapkan saat ini Bantul belum memasuki masa panen. Diperkirakan cabai akan memasuki panen pada Juli mendatang.
“Kalau di Juli kita ada di 40 hektare. Panen puncaknya 100 ton, selama satu bulan. Sampai saat ini sejatinya stok kebutuhan kita masih mencukupi,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Casemiro dipastikan tampil saat Manchester United menghadapi Nottingham Forest dalam laga kandang terakhirnya di Old Trafford.
Kemenag menggelar sidang isbat penetapan awal Zulhijah 1447 H malam ini. Iduladha 2026 diperkirakan jatuh pada 27 Mei.
Waspada Wangiri Fraud, modus missed call internasional yang bisa menguras pulsa dan membuat tagihan telepon membengkak.
Jepang, Uzbekistan, China, dan Australia lolos ke semifinal Piala Asia U-17 2026 usai melewati laga dramatis di perempat final
PSIM Jogja menghadapi Madura United di Stadion Sultan Agung malam ini. Tim tamu datang dengan tekanan besar dari ancaman degradasi.