Lonjakan Pemudik Lebaran Terlihat di Bandara YIA
Penumpang di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) melonjak hingga 81% dibanding 2021, seiring peningkatan pemudik jelang Lebaran 2022.
Kasat Resnarkoba Polresta Yogyakarta Kompol Sukar saat menunjukkan hasil barang bukti berupa ribuan pil Yarindo yang disita dari pelaku AA, 25, seorang buruh yang ditangkap di wilayah Umbulharjo, Yogyakarta, Rabu (17/6/2020). /Harian Jogja-Hafit Yudi Suprobo
Harianjogja.com, JOGJA- Jajaran Satresnarkoba Polresta Jogja menangkap AA, 25, seorang buruh di Umbulharjo, Yogyakarta pada Kamis (11/6/2020) karena kedapatan telah mengedarkan sejumlah barang haram berupa pil Yarindo.
Kasat Resnarkoba Polresta Yogyakarta Kompol Sukar mengatakan pelaku mempunyai ribuan pil Yarindo yang siap diedarkan di wilayah Jogja.
"Pelaku sendiri sudah melakukan aksinya mengedarkan pil Yarindo selama kurang lebih 1,5 bulan, setelah dilakukan interogasi kepada AA, pelaku mengakui jika ia telah mengedarkan pil Yarindo di wilayah Terban, Gondokusuman, Yogyakarta," ujar Sukar, Rabu (17/6/2020).
Pelaku dalam mendapatkan barang haram tersebut berawal dari memesan melalui media sosial. Setelah memesan sejumlah pil Yarindo secara daring, pelaku dan penjual bertemu di satu tempat yang sudah disepakati.
Baca juga: Nazaruddin Bebas Lebih Cepat, Kalapas Sukamiskin Disebut Usulkan Cuti
"Pelaku mendapatkan barang haram dengan memesannya secara daring. Setelah memesan pelaku menggunakan sistem cash on delivery (COD) dengan si penjual," ungkap Sukar.
Berdasarkan penyelidikan polisi, pelaku mengakui jika ia tidak hanya menjual barang haram tersebut. Namun, pelaku juga seringkali memakai pil Yarindo untuk menenangkan diri.
"Pelaku menjual barang haram tersebut dengan cara diedarkan dengan plastik kecil berisikan 10 pil Yarindo. Pelaku membanderol tiap 1 plastik kecil tersebut dengan harga Rp30 ribu," jelasnya.
Barang bukti yang disita oleh polisi dari AA diantaranya satu buah kain berwarna coklat merah yang didalamnya berisi empat buah toples warna putih yang di dalamnya terdapat setidaknya 4.000 butir pil Yarindo.
Baca juga: 2 Pejabat Dinsos Bantul Diperiksa dalam Kasus Penggelapan Dana Bansos
"Kemudian, satu bungkus rokok yang didalamnya berisi 100 butir pil Yarindo. Satu bungkus rokok yang di dalamnya terdapat 190 butir pil Yarindo. Satu buah hp warna hitam," terang Sukar.
Sementara itu, Kabag Humas Polresta Yogyakarta AKP Sartono, mengatakan jika pelaku AA sendiri sehari-hari bekerja sebagai wiraswasta. Pelaku sebelumnya belum pernah menjual barang haram tersebut.
"Atas perbuatannya, AA disangkakan melanggar pasal 196 UU RI No.36 tahun 2009 tentang kesehatan, dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara denda sebanyak Rp1 miliar," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penumpang di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) melonjak hingga 81% dibanding 2021, seiring peningkatan pemudik jelang Lebaran 2022.
Ketua BPD Hipmi Jatim Ahmad Salim Assegaf membantah narasi mayoritas BPD Hipmi menolak pelaksanaan Munas XVIII Hipmi di Lampung.
Selain mempermudah mobilitas, kehadiran bus KSPN juga diarahkan untuk mendorong penggunaan transportasi publik yang lebih ramah lingkungan di kawasan pariwisata
IHSG turun 8,35% sepanjang pekan 18-22 Mei 2026. Saham SMMA, SRAJ, CPIN, dan MYOR menjadi top leaders penahan pelemahan indeks.
Cek jadwal bus DAMRI Bandara YIA ke Jogja dan Sleman Sabtu 23 Mei 2026 lengkap dengan rute dan tarif terbaru.
Pekan terakhir Liga Spanyol 2025/2026 diwarnai kekalahan Barcelona, kemenangan Real Madrid, dan drama degradasi Mallorca serta Girona.