27 Orang Tewas dalam Dua Penembakan Massal di Afrika Selatan
Dua penembakan massal di Afrika Selatan menewaskan 27 orang dan melukai puluhan lainnya. Polisi memburu para pelaku.
Ilustrasi mayat./JIBI
Harianjogja.com, BANTUL - Jenazah Suramtoyo, 79, ditemukan mengambang di Sungai Opak, di Dusun Kloron RT 01, Tegalrejo, Bawuran, Pleret, Bantul, Rabu (24/7/2020) siang.
Warga Gunungkelir RT09 Pleret ini ditemukan meninggal setelah terpeleset dan terseret arus di sungai tersebut.
Informasi yang didapatkan menyebutkan, jenazah korban kali pertama ditemukan oleh Laminah, warga Kloron RT01, Tegalrejo, Bawuran, Pleret. Saat itu, Laminah bersama Indri dan Jhon Kenedi, tengah memasang icir (perangkap ikan) di Sungai Opak.
Namun, kaki Laminah mendadak menyentuh sesuatu. Setelah diamati ternyata, benda yang disentuh oleh kakinya tersebut adalah sesosok mayat. Oleh Laminah, dan dua rekannya, mayat tersebut diberi patok dengan bambu sebelum diangkat ke pinggir sungai.
Petugas dari Polsek Pleret yang mendengar perihal penemuan mayat tersebut langsung mendatangi dan mengamankan lokasi.
Kapolsek Pleret AKP Riwanto mengatakan, setelah dilakukan identifikasi terhadap korban oleh petugas inafis Polres Bantul dan Polsek Pleret, korban meninggal karena kecelakaan murni.
“Ia terjatuh dan hanyut ke sungai. Saat ini jenazah sudah kami serahkan ke keluarganya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua penembakan massal di Afrika Selatan menewaskan 27 orang dan melukai puluhan lainnya. Polisi memburu para pelaku.
Rektor UIN Sunan Kalijaga Noorhaidi Hasan menyebut empat kemampuan manusia yang menjadi fondasi pendidikan di tengah kecanggihan AI.
ATSI memperkirakan penerapan MNP di Indonesia membutuhkan waktu 3–4 tahun karena tantangan teknis, regulasi, dan biaya.
Komisi D DPRD Sleman meminta rencana tarif parkir Lapangan Beran dikaji ulang karena dikhawatirkan mengurangi akses masyarakat.
Kemenhub menegur keras P&I terkait lambatnya salvage KM Virgo Transport 8. Sebanyak 64 korban masih dalam pencarian.
Kebiasaan mengorok pada orang dengan obesitas perlu diperhatikan karena dapat berkaitan dengan OSA dan meningkatkan risiko fibrilasi atrium.