Ciu Bekonang Ditetapkan sebagai Warisan Budata Tak Benda
Sebanyak 38 budaya asal Jawa Tengah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia 2026 tahap I, termasuk Ciu Bekonang dari Sukoharjo.
Ilustrasi. /Bisnis-Dwi Prasetya
Harianjogja.com, BANTUL- Seorang pengendara motor terjatuh akibat terkena senar layangan yang melintang di depannya. Peristiwa itu terjadi di Jalan Ring Road Selatan, tepatnya di Dusun Gonjen, Kelurahan Tamantirto, Kecamatan Kasihan, Bantul, pada Kamis sore (25/6/2020) lalu.
Akibatnya, pengemudi mengalami cedera pada kaki kiri.
Informasi bermula dari sebuah kiriman berupa foto dari akun @merapi_news di media sosial Twitter. Dalam kiriman tersebut disebutkan bahwa seorang pengendara motor asal Kecamatan Moyudan, Sleman terkena tali layangan lalu terjatuh hingga membentur batas jalur.
Foto juga menunjukkan sejumlah orang tengah memberikan pertolongan.
Peristiwa tersebut dibenarkan oleh Sukris, warga Dusun Gonjen sekaligus pemilik angkringan yang tinggal di seberang lokasi kejadian.
Ia menuturkan sebelum kejadian lalu lintas Jalan Ring Road Selatan terpantau lengang. Hanya beberapa kendaraan saja yang melintas.
Jelang pukul 17.00 WIB, seorang pengendara melaju dari arah timur dengan kecepatan cukup tinggi.
Ia menggunakan sepeda motor jenis matic bermerk Honda Beat warna putih. Tiba di depan sebuah gudang, di hadapannya melintang seutas senar jenis gelasan.
Senar tersebut berasal dari sebuah layang-layang yang tak lama putus dan masih terbang melintas Jalan Ring Road Selatan.
Pengendara tak sempat menghindar. Senar itu lalu mengenai bagian leher pengendara. Motor pun lepas kendali.
Pengendara tersebut lalu jatuh ke aspal. Sementara itu motor masih melaju hingga berjarak 10 meter dari tempat pengendara jatuh.
"Orang senarnya itu saking panjangnya. Layangannya masih terbang. Senar mengenai leher pengendara. Maksud hati mungkin menghindar, tapi justru gak sengaja melepas stang," katanya kepada Harian Jogja, Senin (29/6/2020).
Suara benturan pun terdengar oleh warga setempat. Sukris bersama warga lainnya lalu mendatangi sumber suara. Saat dihampiri, pengendara tersebut sedang memegang kedua kakinya. Tak lama kemudian, petugas medis datang ke lokasi untuk melakukan pertolongan pertama. Berdasarkan penuturan Sukris, pengendara mengalami cedera pada kaki kirinya.
BACA JUGA: PPDB SMP Negeri Terganjal Umur, Orang Tua Calon Siswa Datangi Disdikpora Bantul
Ketika ditanya soal lokasi layangan tersebut berasal, Sukris tidak mengetahuinya secara pasti. Namun, seorang warga mengatakan kepada Harianjogja.com, ada kemungkinan layangan tersebut berasal dari arah selatan. Pasalnya, anak-anak di wilayah setempat memang gemar bermain layangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 38 budaya asal Jawa Tengah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia 2026 tahap I, termasuk Ciu Bekonang dari Sukoharjo.
Inggris unggul rekor pertemuan atas Argentina jelang semifinal Piala Dunia 2026. Simak head to head dan lima pertemuan terakhir.
Jogja Job Fair 2026 menghadirkan lebih dari 3.000 lowongan kerja, layanan konsultasi karier, dan peluang kerja inklusif bagi penyandang disabilitas.
Royal Healthy Wonosobo meraih penghargaan transaksi tertinggi JLC Race Award 2025 JNE dan membawa pulang mobil listrik BYD Atto 1.
Disdikpora Kulonprogo menyiapkan guru sementara untuk Sekolah Rakyat Gulurejo sambil menunggu rekrutmen Kemensos selesai.
Kemenkes mengungkap kematian dini usia 35-39 tahun mulai meningkat. Penyakit jantung, strok, diabetes, dan pola makan menjadi pemicunya.