Radar GCI Buatan Bandung Perkuat Sistem Pertahanan Udara RI
Radar GCI buatan PT Len Industri resmi dioperasikan untuk memperkuat pengawasan udara Indonesia dan sistem pertahanan nasional.
Wisatawan mengunjungi pantai kukup saat masa percobaan new normal, Gunungkidul, Minggu (28/6/2020). / Harian Jogja-Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Pengelola wisata di Gunungkidul dipersilakan melakukan uji coba pembukaan destinasi wisata untuk umum dengan persyaratan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul Harry Sukmono mengatakan ada beberapa pengelola wisata yang sudah mengajukan permohonan uji coba pembukaan destinasi wisata, mulai dari Lembah Ngingrong, Air Terjun Sri Getuk dan Gua Pindul.
"Pada prinsipnya, kami mempersilahkan pengelola wisata melakukan uji coba pembukaan destinasi wisata. Namun pengelola harus memenuhi beberapa persyaratan seperti kesiapan fasilitas, sumber daya manusia hingga tata kelola uji coba di era normal baru," kata Harry, Kamis (2/7/2020).
Menurut dia, Dinas Pariwisata tidak mempermasalahkan adanya pengelola yang ingin membuka kembali destinasi setelah beberapa bulan tutup karena corona.
Meski demikian, sebelum uji coba pembukaan dilaksanakan, ada persyaratan yang harus dipenuhi. Beberapa persyaratan ini erat kaitannya dengan tata laksana protokol kesehatan didalam penyelenggaraan kepariwisataan di era normal baru.
"Berdasarkan surat edaran kepala dinas pariwisata sudah ada berbagai tahapan agar uji coba destinasi bisa dilaksanakan. Kami hanya meminta sebelum dilakukan uji coba terlebih dahulu dikoordinasikan dengan kami," katanya.
Ia mengatakan uji coba destinasi, pengelola juga harus mendapatkan rekomendasi dari Gugus Tugas penanganan COVID-19 di tingkat kabupaten.
"Rekomendasi harus ada karena itu bagian dalam penyelenggaraan kepariwisataan di era normal baru,” imbuh dia.
Seperti diketahui, Dispar Gunungkidul memperpanjang uji coba pembukaan destinasi wisata hingga 31 Juli mendatang. Adapun obyek yang buka baru di empat lokasi, yakni Pantai Baron-Kukup, Kalisuci dan Gunung Api Purba Nglanggeran.
Sementara itu, Ketua Desa Wisata Bleberan Desa Bleberan, Playen, Tri Harjono mengatakan pihaknya sudah menyiapkan pembukaan kembali destinasi wisata di air terjun Sri Getuk dan Gua Rancang. Rencananya, uji coba dilakukan pada pertengahan bulan ini.
Ia mengatakan persiapan pembukaan, pengelola sudah mendapatkan sosialisasi dari dinas pariwisata. Selain itu, juga sudah melakukan kegiatan bersih-bersih serta pembuatan jalur keluar masuk wisatawan di sekitar objek wisata.
"Saat ini kami sedang mengkonikasikan rencana pembukaan Sri Getuk dan Gua Rangcang dengan Dispar Gunung Kidul. Rencananya, uji coba pembukaan destinasi wisata akan dilakukan pada 15 Juni ini," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Radar GCI buatan PT Len Industri resmi dioperasikan untuk memperkuat pengawasan udara Indonesia dan sistem pertahanan nasional.
Polresta Sleman bentuk tim khusus untuk selidiki kasus 11 bayi di Pakem, termasuk dugaan adopsi ilegal dan TPPO.
Grand Rohan Jogja kembali menghadirkan ruang apresiasi seni melalui pameran seni lukis bertajuk “The Beauty of Color”. Pameran ini resmi dibuka Senin (18/5)
Dua wakil Indonesia lolos ke babak utama Malaysia Masters 2026, drama kualifikasi warnai hasil di Axiata Arena Kuala Lumpur.
Samsung Messages resmi dihentikan Juli 2026. Pengguna Galaxy wajib pindah ke Google Messages. Simak cara backup data dan jadwalnya.
Gerbang Tol Trihanggo Sleman usung siluet Ratu Boko dan aksara Jawa, jadi ikon budaya baru di Tol Jogja–Solo.