Ilmuwan Jepang Ciptakan Robot yang Bisa Tersenyum dengan Kulit Hidup di Wajahnya
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN- Seorang pesepeda asal Maguwoharjo, Depok, Sleman dikabarkan meninggal dunia pada Senin (6/7/2020) pagi. Ia tiba-tiba ambruk saat mengayuh sepeda sepulang menunaikan ibadah salat subuh di masjid dekat rumahnya.
Kapolsek Depok Timur, Kompol Suhadi saat dikonfirmasi wartawan membenarkan peristiwa itu. Pengendara sepeda itu diketahui bernama Kaseri, 64, seorang warga Pasekan, Maguwoharjo, Depok, Sleman.
"Iya betul ada laka tunggal tadi pagi pukul 07.10 WIB di Maguwoharjo. Yang bersangkutan mengayuh sepeda, lalu ambruk pingsan. Bukan ketabrak, dia jatuh sendiri, jalanan juga masih sepi," kata Kompol Suhadi.
Menurutnya, pesepeda yang bekerja sebagai karyawan swasta itu pada Senin pagi berkeliling dengan sepeda setelah pulang menunaikan salat subuh. Saat tiba di lokasi kejadian di Jalan Anggrek, Sambilegi Baru, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Kaseri tiba-tiba ambruk.
Warga sekitar yang mengenalinya langsung menolongnya dan menghubungi RS Hermina. Begitu dibawa ke RS Hermina, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA Xpress Minggu 24 Mei 2026 dari Jogja ke Bandara YIA beserta tarif dan jam keberangkatan terbaru.
George Russell memenangi sprint race Formula 1 GP Kanada 2026 usai duel sengit melawan Kimi Antonelli dan Lando Norris di Montreal.
Harry Kane mencetak hat-trick saat Bayern Muenchen mengalahkan Stuttgart 3-0 dan menjuarai DFB-Pokal 2025/2026 di Berlin.
Barcelona menutup Liga Spanyol 2025/2026 dengan kekalahan 3-1 dari Valencia. Robert Lewandowski mencetak gol terakhirnya bersama Blaugrana.
Polda Jateng latih Bhabinkamtibmas jadi pelacak TB. Langkah ini untuk meningkatkan deteksi dini dan menekan kasus tuberkulosis.