Jadwal SIM Keliling Kulonprogo 11 Juli 2026, Ini Lokasinya
Polres Kulonprogo kembali menghadirkan layanan SIM keliling pada Juli 2026 untuk memudahkan masyarakat memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM).
Ilustrasi. /Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, SLEMAN--Selain dua kandidat calon bupati, Kustini Sri Purnomo dan juga Sri Muslimatun yang dijagokan berkompetisi pada Pilkada mendatang, Golkar justru mendorong munculnya poros tengah.
Ketua DPD Golkar Sleman Janu Ismadi mengatakan Golkar sudah membuat komitmen dengan PKB untuk melahirkan poros baru di luar dua nama yang saat ini muncul. Golkar mendorong kandidat lain untuk ikut terlibat dalam kompetisi pada Pilkada mendatang.
Meski tidak ada kader Golkar yang diplot baik menjadi Calon Bupati maupun Wakil Bupati pada poros baru ini, namun mereka yang diusung pernah mendaftarkan diri sebagai Cabup/Cawabup di Golkar.
"Kami mengusung pertalian antara NU dan Muhammadiyah. Kami mendorong pasangan Sadar Narimo dan Agus Cholik, di luar dua kandidat lainnya," kata Janu saat dihubungi Harian Jogja, Senin (6/7/2020).
Pasangan kandidat tersebut, lanjut Janu, bakal diusung koalisi Golkar dan PKB. Koalisi kedua partai ini saja sudah mengantongi setidaknya 11 kursi. Selain PKB, Golkar juga terus membangun komunikasi dan pendekatan dengan partai-partai lainnya. "Sementara yang sudah pasti koalisi Golkar dengan PKB. Kami ada MoU, dengan jumlah kursi 11," kata Janu.
Janu mengatakan, deklarasi pasangan yang dinilai ideal tersebut tinggal menunggu waktu. Sadar merupakan Ketua DPD PAN Sleman sementara Cholik merupakan Ketua DPC PKB Sleman. Keduanya juga dinilai memiliki kans besar karena masing-masing merepresentasikan dari dua Ormas besar, Muhammadiyah dan NU.
"Kami masih menunggu restu dari provinsi. Kalau sudah diizinkan akan segera di deklarasikan," kata Janu.
Sebelumnya, Ketua DPD PAN Sleman Sadar Narimo menepis jika ia maju lewat Golkar. Dalam konteks Pilkada ini, Sadar mengaku tetap mematuhi keputusan DPP PAN. Soal penentuan siapa yang akan dapat rekomendasi dari DPP, kata Sadar hanya masalah waktu.
"Kan perjalanannya masih panjang. Masih ada waktu dan biasanya rekomendasi itu keluar pada menit-menit terakhir. Tapi yang jelas, saya menepis kabar kalau saya maju lewat partai lain," ujarnya.
Disamping menunggu keluarnya rekomendasi dari DPP, Sadar mengakui sampai saat ini masih menjalin komunikasi baik dengan partai-partai yang bergabung dalam Koalisi Santun. Golkar dab PKB juga masuk dalam koalisi ini.
Koalisi tersebut, katanya, juga masih solid untuk membangun Sleman. "Ya Koalisi Santun masih suka bekerjasama untuk kegiatan-kegiatan yang baik, sampai saat ini," kata Sadar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Kulonprogo kembali menghadirkan layanan SIM keliling pada Juli 2026 untuk memudahkan masyarakat memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM).
DPR AS melalui Jamie Raskin membuka penyelidikan terhadap FIFA dan hubungan Gianni Infantino dengan Presiden Donald Trump. FIFA diminta menyerahkan sejumlah dok
Job Fair Bantul 2026 akan digelar pada 6-7 Agustus di Stadion Sultan Agung. Sebanyak 15 perusahaan membuka sekitar 1.000 lowongan kerja dengan target 750 pencar
TECNO, brand teknologi inovatif berbasis AI, resmi meluncurkan TECNO MEGABOOK K14S. Laptop berukuran 14 inci ini memadukan performa tingg, desain premium
Pablo Nieto menyebut Maverick Vinales bisa dilupakan dalam sehari di MotoGP. Cedera dan konflik dengan KTM membuat masa depannya terancam.
Psikologi mengungkap keterbukaan terhadap pengalaman menjadi sifat yang paling erat kaitannya dengan kreativitas, inovasi, dan kemampuan berpikir lintas disipli