Emas Antam Tembus Rp2,65 Juta/Gram, Ini Daftar Harga Terbaru
Harga emas Antam naik jadi Rp2.655.000 per gram. Simak daftar lengkap harga emas UBS dan Galeri24 terbaru hari ini.
Ilustrasi. /Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, SLEMAN--Selain dua kandidat calon bupati, Kustini Sri Purnomo dan juga Sri Muslimatun yang dijagokan berkompetisi pada Pilkada mendatang, Golkar justru mendorong munculnya poros tengah.
Ketua DPD Golkar Sleman Janu Ismadi mengatakan Golkar sudah membuat komitmen dengan PKB untuk melahirkan poros baru di luar dua nama yang saat ini muncul. Golkar mendorong kandidat lain untuk ikut terlibat dalam kompetisi pada Pilkada mendatang.
Meski tidak ada kader Golkar yang diplot baik menjadi Calon Bupati maupun Wakil Bupati pada poros baru ini, namun mereka yang diusung pernah mendaftarkan diri sebagai Cabup/Cawabup di Golkar.
"Kami mengusung pertalian antara NU dan Muhammadiyah. Kami mendorong pasangan Sadar Narimo dan Agus Cholik, di luar dua kandidat lainnya," kata Janu saat dihubungi Harian Jogja, Senin (6/7/2020).
Pasangan kandidat tersebut, lanjut Janu, bakal diusung koalisi Golkar dan PKB. Koalisi kedua partai ini saja sudah mengantongi setidaknya 11 kursi. Selain PKB, Golkar juga terus membangun komunikasi dan pendekatan dengan partai-partai lainnya. "Sementara yang sudah pasti koalisi Golkar dengan PKB. Kami ada MoU, dengan jumlah kursi 11," kata Janu.
Janu mengatakan, deklarasi pasangan yang dinilai ideal tersebut tinggal menunggu waktu. Sadar merupakan Ketua DPD PAN Sleman sementara Cholik merupakan Ketua DPC PKB Sleman. Keduanya juga dinilai memiliki kans besar karena masing-masing merepresentasikan dari dua Ormas besar, Muhammadiyah dan NU.
"Kami masih menunggu restu dari provinsi. Kalau sudah diizinkan akan segera di deklarasikan," kata Janu.
Sebelumnya, Ketua DPD PAN Sleman Sadar Narimo menepis jika ia maju lewat Golkar. Dalam konteks Pilkada ini, Sadar mengaku tetap mematuhi keputusan DPP PAN. Soal penentuan siapa yang akan dapat rekomendasi dari DPP, kata Sadar hanya masalah waktu.
"Kan perjalanannya masih panjang. Masih ada waktu dan biasanya rekomendasi itu keluar pada menit-menit terakhir. Tapi yang jelas, saya menepis kabar kalau saya maju lewat partai lain," ujarnya.
Disamping menunggu keluarnya rekomendasi dari DPP, Sadar mengakui sampai saat ini masih menjalin komunikasi baik dengan partai-partai yang bergabung dalam Koalisi Santun. Golkar dab PKB juga masuk dalam koalisi ini.
Koalisi tersebut, katanya, juga masih solid untuk membangun Sleman. "Ya Koalisi Santun masih suka bekerjasama untuk kegiatan-kegiatan yang baik, sampai saat ini," kata Sadar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga emas Antam naik jadi Rp2.655.000 per gram. Simak daftar lengkap harga emas UBS dan Galeri24 terbaru hari ini.
KPK menyebut peluang pemanggilan Perry Warjiyo dalam kasus CSR BI dan OJK bergantung pada kebutuhan penyidik dalam mengungkap perkara.
Program Studi Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (MM FEB UI) secara resmi meresmikan At Thohir Vidya Loka
Lebih dari 3.800 orang meninggal akibat gelombang panas di Spanyol. Kebakaran hutan juga memicu evakuasi puluhan ribu warga.
Pemkot Jogja akan menertibkan replika plang Jalan Malioboro yang digunakan jasa foto usai video wisatawan dimintai bayaran viral.
Polda Metro Jaya menegaskan AKP Pardiman tidak ditangkap dalam kasus narkoba dan saat ini masih menjalani pemeriksaan etik.