SD Muhammadiyah Sapen Pertahankan Gelar, Tarakanita Bumijo Cetak Sejarah di MLSC Jogja
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Ilustrasi. /Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, SLEMAN--Selain dua kandidat calon bupati, Kustini Sri Purnomo dan juga Sri Muslimatun yang dijagokan berkompetisi pada Pilkada mendatang, Golkar justru mendorong munculnya poros tengah.
Ketua DPD Golkar Sleman Janu Ismadi mengatakan Golkar sudah membuat komitmen dengan PKB untuk melahirkan poros baru di luar dua nama yang saat ini muncul. Golkar mendorong kandidat lain untuk ikut terlibat dalam kompetisi pada Pilkada mendatang.
Meski tidak ada kader Golkar yang diplot baik menjadi Calon Bupati maupun Wakil Bupati pada poros baru ini, namun mereka yang diusung pernah mendaftarkan diri sebagai Cabup/Cawabup di Golkar.
"Kami mengusung pertalian antara NU dan Muhammadiyah. Kami mendorong pasangan Sadar Narimo dan Agus Cholik, di luar dua kandidat lainnya," kata Janu saat dihubungi Harian Jogja, Senin (6/7/2020).
Pasangan kandidat tersebut, lanjut Janu, bakal diusung koalisi Golkar dan PKB. Koalisi kedua partai ini saja sudah mengantongi setidaknya 11 kursi. Selain PKB, Golkar juga terus membangun komunikasi dan pendekatan dengan partai-partai lainnya. "Sementara yang sudah pasti koalisi Golkar dengan PKB. Kami ada MoU, dengan jumlah kursi 11," kata Janu.
Janu mengatakan, deklarasi pasangan yang dinilai ideal tersebut tinggal menunggu waktu. Sadar merupakan Ketua DPD PAN Sleman sementara Cholik merupakan Ketua DPC PKB Sleman. Keduanya juga dinilai memiliki kans besar karena masing-masing merepresentasikan dari dua Ormas besar, Muhammadiyah dan NU.
"Kami masih menunggu restu dari provinsi. Kalau sudah diizinkan akan segera di deklarasikan," kata Janu.
Sebelumnya, Ketua DPD PAN Sleman Sadar Narimo menepis jika ia maju lewat Golkar. Dalam konteks Pilkada ini, Sadar mengaku tetap mematuhi keputusan DPP PAN. Soal penentuan siapa yang akan dapat rekomendasi dari DPP, kata Sadar hanya masalah waktu.
"Kan perjalanannya masih panjang. Masih ada waktu dan biasanya rekomendasi itu keluar pada menit-menit terakhir. Tapi yang jelas, saya menepis kabar kalau saya maju lewat partai lain," ujarnya.
Disamping menunggu keluarnya rekomendasi dari DPP, Sadar mengakui sampai saat ini masih menjalin komunikasi baik dengan partai-partai yang bergabung dalam Koalisi Santun. Golkar dab PKB juga masuk dalam koalisi ini.
Koalisi tersebut, katanya, juga masih solid untuk membangun Sleman. "Ya Koalisi Santun masih suka bekerjasama untuk kegiatan-kegiatan yang baik, sampai saat ini," kata Sadar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Irlandia vs Austria di Nations League 2 Oktober 2026. Simak jadwal, klasemen Grup B3, kondisi skuad, dan prediksi pertandingannya.
BMKG mengingatkan Jateng selatan mewaspadai hujan lebat, petir, angin kencang, dan puting beliung saat peralihan musim Oktober-November 2026.
DPR menerima surat pemberhentian Listyo Sigit sebagai Kapolri dan pengangkatan Kapolri baru. Komisi III menyetujui Suyudi Ario Bayu.
Suyudi Ario Seto diusulkan menjadi calon Kapolri. Simak harta kekayaan, profil, pendidikan, dan perjalanan kariernya.
Harga BBM Pertamina 1 Oktober 2026 masih sama seperti September. Cek harga Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo, dan BBM lainnya.