Singapura Kalah 0-2, Gavin Lee Akui Indonesia Sangat Bagus
Gavin Lee mengakui Timnas Indonesia tampil bagus saat menang 2-0 atas Singapura. Ia menyoroti kurangnya kepercayaan diri timnya di babak pertama.
Taman Jati Larangan di Bantul (Foto: Dok Pemkab Bantul)
Harianjogja.com, BANTUL - Banyak objek wisata ditutup karena terimbas Covid. Taman Wisata Jati Larangan sala satunya.
Objek wisata ini terletak di Dusun Iroyudan, Desa Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantu dan merupakan destinasi baru. Tempat wisata baru ini dibuka awal Maret 2020, namun ditutup karena Covid-19.
Kepala Dusun Iroyudan, Muhammad Hisyam, 45, mengatakan, Taman Jati Larangan ini awalnya merupakan lahan milik warga setempat. Terdapat enam sertifikat resmi milik warga yang disumbangkan untuk membangun suatu kawasan.
“Kawasan ini diharapan mampu menjadi pusat sektor perekonomian di Dusun Iroyudan," kata Hisam dilansir dari website resmi Pemkab Bantul mengutip INews.id, Kamis (16/7/2020).
Taman wisata Jati Larangan ini dibangun murni dari dana swadaya masyarakat dan belum ada dana dari pemerintah setempat. Sejauh ini, dana yang sudah terpakai dalam proses pembangunan yakni sudah mencapai kurang lebih Rp150 juta.
Dana tersebut didapatkan dari meminjam kepada warga yang memiliki perekonomian lebih. Taman Jati Larangan ini resmi dibuka pada tanggal 15 Maret 2020 , namun sehari setelah itu Pemerintah mengumumkan bahwa ada kasus Covid-19 di Bantul, maka Taman Jati Larangan ditutup kembali.
Baru mulai dibuka kembali pada Juli 2020 dengan protokol kesehatan bagi setiap pengunjung yang datang. Puncak ramainya dikunjungi oleh pengunjung biasanya pada Hari Minggu pagi,
"Sedangkan pada hari biasa ramainya pengunjung pada sore hari selepas asar. Biasanya pengunjung yang datang mereka beramai-ramai dengan bersepeda," ucapnya.
Hisam pun menuturkan, area taman ini berdekatan dengan makam yang bersejarah. Menurut sesephuh, makam itu merupakan peristirahat terakhir Mbah Wiroyudho. Dari penjelasan sesepuh, Mbah Wiroyudho merupakan teman seperjuangan dari Pangeran Diponegoro dan merupakan seorang punggawa dari Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat.
"Akhirnya, ketika Mbah Wiroyudho wafat, beliau dimakamkan di Dusun Iroyudan yang asal kata namanya diambil dari nama Mbah Wiroyudho. Nama asli Mbah Wiroyudho ialah Kyai Mabrurrohim," ucapnya.
Berita ini sudah tayang di INews.id dengan judul "Sempat Ditutup karena Covid-19, Taman Jati Larangan di Bantul Kembali Dibuka"
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : INews.id
Gavin Lee mengakui Timnas Indonesia tampil bagus saat menang 2-0 atas Singapura. Ia menyoroti kurangnya kepercayaan diri timnya di babak pertama.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 27 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.