Dua Warga Ditembak Saat Festival Lembah Baliem di Jayawijaya
Penembakan terjadi di sekitar Festival Budaya Lembah Baliem 2026 di Jayawijaya. Dua warga terluka dan kini dirawat di RSUD Wamena.
Taman Jati Larangan di Bantul (Foto: Dok Pemkab Bantul)
Harianjogja.com, BANTUL - Banyak objek wisata ditutup karena terimbas Covid. Taman Wisata Jati Larangan sala satunya.
Objek wisata ini terletak di Dusun Iroyudan, Desa Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantu dan merupakan destinasi baru. Tempat wisata baru ini dibuka awal Maret 2020, namun ditutup karena Covid-19.
Kepala Dusun Iroyudan, Muhammad Hisyam, 45, mengatakan, Taman Jati Larangan ini awalnya merupakan lahan milik warga setempat. Terdapat enam sertifikat resmi milik warga yang disumbangkan untuk membangun suatu kawasan.
“Kawasan ini diharapan mampu menjadi pusat sektor perekonomian di Dusun Iroyudan," kata Hisam dilansir dari website resmi Pemkab Bantul mengutip INews.id, Kamis (16/7/2020).
Taman wisata Jati Larangan ini dibangun murni dari dana swadaya masyarakat dan belum ada dana dari pemerintah setempat. Sejauh ini, dana yang sudah terpakai dalam proses pembangunan yakni sudah mencapai kurang lebih Rp150 juta.
Dana tersebut didapatkan dari meminjam kepada warga yang memiliki perekonomian lebih. Taman Jati Larangan ini resmi dibuka pada tanggal 15 Maret 2020 , namun sehari setelah itu Pemerintah mengumumkan bahwa ada kasus Covid-19 di Bantul, maka Taman Jati Larangan ditutup kembali.
Baru mulai dibuka kembali pada Juli 2020 dengan protokol kesehatan bagi setiap pengunjung yang datang. Puncak ramainya dikunjungi oleh pengunjung biasanya pada Hari Minggu pagi,
"Sedangkan pada hari biasa ramainya pengunjung pada sore hari selepas asar. Biasanya pengunjung yang datang mereka beramai-ramai dengan bersepeda," ucapnya.
Hisam pun menuturkan, area taman ini berdekatan dengan makam yang bersejarah. Menurut sesephuh, makam itu merupakan peristirahat terakhir Mbah Wiroyudho. Dari penjelasan sesepuh, Mbah Wiroyudho merupakan teman seperjuangan dari Pangeran Diponegoro dan merupakan seorang punggawa dari Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat.
"Akhirnya, ketika Mbah Wiroyudho wafat, beliau dimakamkan di Dusun Iroyudan yang asal kata namanya diambil dari nama Mbah Wiroyudho. Nama asli Mbah Wiroyudho ialah Kyai Mabrurrohim," ucapnya.
Berita ini sudah tayang di INews.id dengan judul "Sempat Ditutup karena Covid-19, Taman Jati Larangan di Bantul Kembali Dibuka"
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : INews.id
Penembakan terjadi di sekitar Festival Budaya Lembah Baliem 2026 di Jayawijaya. Dua warga terluka dan kini dirawat di RSUD Wamena.
Kemenag menyiapkan Rp4,1 triliun untuk BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II 2026. Bantuan menyasar 52.000 madrasah swasta dan 31.000 RA.
BMKG memprakirakan cuaca kota besar Indonesia Minggu didominasi berawan. Sejumlah wilayah berpotensi hujan sedang hingga lebat.
Jadwal KA Bandara YIA Minggu 9 Agustus 2026 lengkap rute YIA-Stasiun Tugu Yogyakarta beserta jam keberangkatan terbaru.
Pentagon meminta industri pertahanan AS mempercepat produksi dan pengiriman senjata di tengah perang Iran, termasuk amunisi yang pasokannya terbatas.
Cuaca panas akibat El Nino dapat meningkatkan risiko ISPA. Dokter paru mengingatkan warga menjaga daya tahan tubuh dan membatasi paparan polusi.