Wali Kota Jogja Soroti Kondisi Code Masih Ada Sampah hingga Dangkal

Stefani Yulindriani Ria S. R
Stefani Yulindriani Ria S. R Jum'at, 22 Mei 2026 11:17 WIB
Wali Kota Jogja Soroti Kondisi Code Masih Ada Sampah hingga Dangkal

Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo/warta.jogjakota.go.id

Harianjogja.com, JOGJA—Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo menemukan sejumlah persoalan lingkungan saat melakukan susur Sungai Code di Kota Jogja pada Jumat (22/5/2026).

Kegiatan susur sungai tersebut dilakukan menyusuri aliran Kali Code dari kawasan belakang Hotel Tentrem hingga sekitar Jembatan Kewek di dekat kawasan Malioboro.

Dalam peninjauan itu, Hasto mendapati masih adanya sampah, kandang ayam, bangunan yang berada di badan sungai, serta sejumlah titik yang mengalami pendangkalan.

Ia menyebut temuan lapangan tersebut menjadi informasi penting yang sebelumnya tidak terlihat secara langsung dari permukaan.

Selain persoalan sampah dan bangunan liar, ia juga menyoroti tingginya sedimentasi di beberapa titik aliran Sungai Code.

Menurutnya, keberadaan batu-batu besar di tengah sungai turut berpotensi menghambat kelancaran aliran air sehingga perlu dilakukan penataan lebih lanjut.

Pemerintah Kota Jogja berencana menurunkan alat berat dalam satu hingga dua minggu ke depan untuk melakukan normalisasi sungai.

Langkah tersebut meliputi pengerukan sedimen, penataan batu-batu besar, pembersihan kandang ayam di bantaran sungai, serta sosialisasi kepada warga agar tidak membuang sampah ke sungai.

Hasto menegaskan bahwa penataan Kali Code tidak hanya berfokus pada kebersihan lingkungan, tetapi juga diarahkan untuk mengembangkan potensi wisata sungai di Kota Jogja.

Ia bahkan membuka peluang pengembangan aktivitas susur sungai hingga arung jeram di Kali Code sebagai destinasi wisata baru.

Koordinator Lingkungan Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) DIY FAJI DIY Abdul Munir Roy Alfatoni menyebut karakter arus Kali Code memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai lokasi arung jeram pemula.

Ia menilai pengalaman mencoba packraft di sungai tersebut menunjukkan adanya potensi wisata berbasis olahraga air yang bisa dikembangkan lebih lanjut.

Sementara itu, Komandan Kodim 0734/Kota Jogja Kodim 0734 Kota Yogyakarta Arif Setiyono yang turut dalam kegiatan tersebut menilai aliran Kali Code memiliki kombinasi arus tenang dan arus menantang yang masih berada dalam kategori aman.

Ia menilai program penataan sungai ini perlu didukung karena berpotensi menjadi destinasi wisata baru yang diminati masyarakat.

Dengan temuan tersebut, Pemkot Jogja menegaskan rencana penataan Kali Code akan menjadi bagian dari upaya jangka panjang menjaga kualitas lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi berbasis wisata sungai di kawasan perkotaan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online