6 Kalurahan Gunungkidul Dapat SPAM, Anggaran Capai Rp1,15 Miliar
Enam kalurahan di Gunungkidul mendapat pembangunan SPAM dengan anggaran Rp1,159 miliar untuk menambah 215 sambungan rumah.
Warga melakukan aksi bersih Kali Pancuran, di Kalurahan Siraman, Kapanewon Wonosari,Jumat (5/12/2025)./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih menekankan pentingnya menjaga sungai saat memimpin aksi bersih Kali Pancuran, di Kalurahan Siraman, Kapanewon Wonosari, bersama 200 warga Jumat (5/12/2025).
Bupati Endah mengatakan aksi rutin menjaga kebersihan lingkungan adalah bagian dari upaya mitigasi bencana sekaligus menjaga citra daerah.
Bupati Endah mengingatkan, bencana banjir dan longsor di berbagai daerah seperti Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, menjadi peringatan keras tentang dampak kerusakan alam. Ia menilai, perilaku manusia yang abai terhadap lingkungan, mulai dari penebangan hingga kebiasaan membuang sampah sembarangan, ikut memperbesar risiko bencana.
“Beberapa waktu lalu kita melihat banjir luar biasa. Ini bisa terjadi di mana saja, termasuk di Gunungkidul. Perkiraan cuaca juga tidak mendukung, potensi siklon bisa muncul kapan saja,” ujar Endah.
Ia menegaskan, aksi bersih sungai merupakan salah satu bentuk nyata menjaga kelestarian alam, merawat sungai, serta memastikan aliran air tetap lancar. Langkah ini juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi penilaian Adipura.
“Jangan sampai Gunungkidul yang daratannya tinggi malah dicap sering banjir. Itu terjadi karena ulah kita sendiri. Jangan pula sedikit genangan langsung kita heboh ingin viral, sampai menurunkan citra daerah,” tegasnya.
Sedikitnya 200 warga masyarakat terlibat dalam aksi bersih Kali Pancuran. Mereka terdiri dari unsur Polri, TNI, perangkat kalurahan, dunia usaha, hingga kelompok pemerhati lingkungan. Mereka terjun langsung ke area sungai untuk membersihkan semak belukar dan berbagai sampah.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gunungkidul, Hary Sukmono, menjelaskan aksi ini merupakan program prioritas pihaknya yang bersifat edukatif dan membudayakan kepedulian warga terhadap lingkungan.
Menurut Hary, kegiatan difokuskan pada titik-titik yang berpotensi banjir, termasuk alur sungai yang kerap mengalami limpasan saat hujan deras. Kali Pancuran dipilih karena menjadi bagian dari daerah aliran air di wilayah Kapanewon Karangmojo dan Wonosari.
“Kami mengantisipasi agar banjir tidak terjadi dan tidak merugikan masyarakat. Gerakan serupa juga kami lakukan di kawasan lain yang memiliki kerentanan tinggi,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Enam kalurahan di Gunungkidul mendapat pembangunan SPAM dengan anggaran Rp1,159 miliar untuk menambah 215 sambungan rumah.
LPEM FEB UI mengungkap lima jurusan kuliah yang paling banyak menyumbang pengangguran lulusan S1 di Indonesia. Manajemen berada di posisi teratas, disusul Hukum
Hujan meteor Perseid masih dapat disaksikan dari Indonesia pada 13-14 Agustus 2026. Simak waktu terbaik, cara mengamati, dan lokasi ideal untuk melihat meteor.
Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Kimaya Sudirman Yogyakarta menghadirkan dua program spesial sepanjang Agustus 2026
Media Jepang menyoroti fenomena ratusan WNI yang menggunakan nama karakter anime seperti Naruto, Uzumaki, Nobita, hingga Sasuke berdasarkan data Dukcapil Semest
Korban tewas gempa magnitudo 7,4 di Kolombia bertambah menjadi 265 orang. Sebanyak 3.494 warga terluka dan 496 lainnya masih dinyatakan hilang.