Sebelum Meninggal, Den Baguse Ngarsa Sempat Ngangkring Bersama Kakak
Keluarga mengenang Den Baguse Ngarsa sebagai sosok serius, jarang mengeluh sakit, dan sehari sebelum meninggal masih sempat ngangkring.
Sungai Code di Kota Jogja. - Antara
Harianjogja.com, JOGJA— Upaya menjernihkan aliran sungai di Kota Jogja mulai digencarkan. Pemerintah Kota Jogja menurunkan alat berat secara rutin untuk mengeruk sedimentasi di tiga sungai utama sepanjang 2026.
Langkah ini difokuskan pada titik-titik strategis di aliran Sungai Code, Sungai Winongo, dan Sungai Gajahwong yang selama ini mengalami pendangkalan cukup signifikan.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo menyebut pengerukan tidak ditargetkan berdasarkan volume, melainkan dilakukan secara berkala setiap dua pekan hingga sebulan sekali.
Fokus awal diarahkan pada kawasan padat aktivitas, mulai dari ruas bawah RS Sardjito hingga Jembatan Gondolayu, lalu berlanjut ke area belakang Masjid Syuhada.
Selain pengerukan, penataan bantaran sungai juga menjadi perhatian. Pemkot berencana menertibkan keramba dan kandang ternak yang masih ditemukan di sejumlah titik.
Menurut Hasto, perubahan paradigma perlu dilakukan agar sungai tidak lagi dipandang sebagai “belakang rumah”, melainkan menjadi bagian depan yang bersih dan layak dinikmati warga.
“Cita-citanya Sungai Code bukan belakang rumah warga tetapi depan rumah warga. Cita-cita saya Sungai Code itu bersih,” ujarnya.
Untuk mendukung kebersihan, Pemkot juga akan menambah fasilitas penahan sampah atau trash barrier. Setelah memasang 9 unit pada 2025, tahun ini akan ditambah 15 unit baru di tiga sungai utama tersebut.
Penggunaan alat ini dinilai efektif menahan sampah yang terbawa arus, sehingga membantu menjaga kualitas air tetap lebih bersih.
Sebagai tahap awal penataan, sosialisasi kepada warga bantaran akan dilakukan di kawasan Wirobrajan, khususnya di sepanjang Sungai Winongo.
Ke depan, Pemkot juga menyiapkan inovasi berupa aerator alami dengan sistem terasering. Sistem ini dirancang menciptakan turbulensi air agar kadar oksigen meningkat dan air sungai menjadi lebih jernih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Keluarga mengenang Den Baguse Ngarsa sebagai sosok serius, jarang mengeluh sakit, dan sehari sebelum meninggal masih sempat ngangkring.
Sertifikat tanah elektronik menghubungkan data pemegang hak dengan NIK dan bidang tanah dengan nomor identifikasi elektronik.
BSU Rp600.000 Oktober 2026 belum diumumkan pemerintah. Simak syarat BSU tahun lalu dan cara cek status melalui situs resmi Kemnaker.
Rumah duka Guruh Soekarnoputra di Jakarta dipadati pelayat dan karangan bunga setelah maestro seni itu wafat pada usia 73 tahun.
Sebanyak 193 karya dari 131 seniman difabel dipamerkan dalam Suluh Sumurup Art Festival 2026 di Galeri Taman Budaya Yogyakarta (TBY).
Kementerian PU menangani kekeringan yang mengancam 141.440 ha sawah melalui pemompaan air dan perbaikan irigasi.