Kementerian Komdigi Berdayakan Duta Damai BNPT Jadi Penyuluh Informasi
“Saat ini kita memiliki isu krusial, yakni kebijakan PP Tunas sebagai payung hukum perlindungan anak di ruang digital,”
Ilustrasi/Pixabay
Harianjogja.com, BANTUL--Pemerintah Kabupaten Bantul mengimbau masyarakat tidak menggelar malam tirakatan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Ke-75 Republik Indonesia, Agustus nanti. Pertimbangannya, virus Corona masih menyebar.
Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul, Helmi Jamhari, mengatakan pandemi Covid-19 diprediksi masih terjadi pada Agustus mendatang termasuk pada saat peringatan HUT RI. Dia sudah mengirimkan edaran mengenai imbauan tidak adanya kegiatan pengumpulan massa termasuk tirakatan pada malam HUT RI. Ia memastikan Pemkab Bantul meniadakan tirakatan. "Pemkab Bantul meniadakan malam tirakatan dalam rangka menyambut HUT Ke-75 RI baik tingkat kabuaten, kecamatan, desa, dusun dan RT, " kata Helmi, Jumat (24/7/2020).
Selain tirakatan, upacara bendera ada 17 Agustua nanti juga akan digelar terbatas dan hanya dihadiri 20 orang yang terdiri dari Kodim 0729 Bantul, Polres Bantul, dan Forun Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Bantul. Aparatur di Bantul hanya diperintahkan untuk menyaksikan kegiatan peringatan HUT RI di Jakarta melalui live streaming.
Ketua Karang Taruna Yodha Argomulyo Sedayu Bantul, Tugiyanto mengaku sudah mendapat edaran dari Sekda terkait imbauan tidak menggelar kegiatan tirakatan dan rangkaiannya. Diaakan mematuhi edaran tersebut meski telah menyiapkan sejumlah agenda untuk menyemarakkan HUT RI.
Ia memahami saat ini masih dalam masa pandemi Covid. "Tapi kami juga akan melihat situasi dan kondisi nanti. Seandainya saat 17 Agustusan pandemi Covid sudah melandai kemungkinan akan ada kegiatan seperti lomba-lomba yang biasanya diadakan setiap tahun," ujar Tugiyanto.
Penularan Covid di Bantul masih terus terjadi. Hingga 23 Juli sudah ada 154 orang yang terinfeksi Corona. Dari jumlah itu sebanyak 57 masih dalam perawatan di rumah sakit, 93 orang dinyatakan sembuh, dan empat orang meninggal dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rupiah dibuka melemah ke Rp17.992 per dolar AS dipicu ketegangan Timur Tengah. Pasar kini menanti hasil RDG Bank Indonesia.
Yunani bersiap menghadapi gelombang panas hingga 41 derajat Celsius, sementara kebakaran hutan di Pulau Salamis berhasil dikendalikan.
Final Piala Dunia 2026 diwarnai keributan usai Spanyol mengalahkan Argentina. Leandro Paredes mendapat kartu merah langsung.
Harga pangan nasional 20 Juli 2026 didominasi kenaikan. Beras, bawang, cabai merah, gula, dan minyak goreng naik, sementara daging turun.
Sebanyak 14 pesawat pengisi bahan bakar AS tiba di Israel di tengah meningkatnya ketegangan dengan Iran dan rencana penambahan armada.