Jadi Wabup Klaten, Linda Benny Tegaskan Pesan Kerja, Kerja, Kerja
Linda Benny resmi dilantik menjadi Wabup Klaten untuk sisa masa jabatan 2025-2030 dan berkomitmen melanjutkan pembangunan bersama Bupati Hamenang.
Ilustrasi belajar./Pixabay
Harianjogja.com, JOGJA - Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) DIY memberikan cara yang lebih mudah bagi calon mahasiswa yang ingin mendaftar ke Perguruan Tinggi Swasta (PTD) di DIY. Cara yang dilakukan dengan meluncurkan Jogjaversitas.id.
Kehadiran Jogjaversitas.id merespon dampak pandemi COVID-19, khususnya di bidang pendidikan tinggi. Jogjaversitas.id adalah upaya Aptisi DIY untuk menyelenggarakan promosi dan seleksi masuk PTS secara kolektif, untuk meningkatkan animo pendaftar dan calon mahasiswa yang ingin kuliah di DIY.
Ketua Aptisi DIY, Prof.Fathul Wahid mengatakan, Jogjaversitas.id adalah laman jejaring seleksi bersama PTS, yang saat ini telah diikuti oleh lebih dari 40 PTS berkualitas di DIY. Jumlah tersebut juga akan terus bertambah. Ada sebanyak 80 program studi, yang bisa menjadi pilihan bagi pendaftar.
"Peluncuran Jogjaversitas menjadi bentuk kesiapan PTS yang ada di DIY, dalam menyambut mahasiswa baru di tengah pandemi. Dengan cara memudahkan seleksi masuk, serta berkomitmen untuk terus memberikan pendidikan berkualitas," kata dia, kepada wartawan, usai peluncuran laman Jogjaversitas.id, Sabtu (25/7/2020).
Melalui laman Jogjaversitas.id, pendaftar cukup satu kali memasukkan nilai rapor dan dapat memilih tiga program studi dari perguruan tinggi berbeda, yang ada di wilayah DIY.
Baca Juga: Gara-Gara Corona, Kampus Swasta Terkendala Promosi untuk Gaet Mahasiswa Baru
Hasil seleksi diumumkan langsung setelah pendaftar selesai memilih program studi dan memasukkan nilai rapor.
"Dengan pola seleksi tersebut, kehadiran Jogjaversitas memberikan kemudahan. Khususnya bagi masyarakat yang berdomisili di luar DIY, untuk dapat mendaftar kuliah di berbagai PTS yang ada di DIY, tanpa harus keluar rumah," ungkap Fathul yang juga Rektor Universitas Islam Indonesia itu.
Jogjaversitas bukan satu-satunya jalur bagi calon mahasiswa untuk mendaftar ke PTS, melainkan menjadi salah satu jalur saja.
"Kedaulatan PTS kami hargai, silakan mereka menjalankan program, PMB (penerimaan mahasiswa baru) seperti yang sudah ada di PTS masing-masing. Tapi, bisa menambah jalur bersama Aptisi [Jogjaversitas.id]. Kami membangun sistem yang fleksibel, karena kami ingin siapapun bisa kuliah," terangnya.
Mendaftar lewat Jogjaversitas tak dikenakan biaya alias gratis. Bahkan pihak Aptisi dan Jogjaversitas.id pun tidak menarik biaya dari PTS yang bergabung dalam sistem laman tersebut, sambung Fathul.
Baca Juga: Kasus Positif Tembus 180, Ini Data Terbaru Sebaran Covid-19 Tiap Kecamatan di Sleman
Setelah mendaftar, tiap PTS akan menerapkan verifikasi dari setiap data dan dokumen yang dikumpulkan oleh para pendaftar.
Konten Laman \'Ala Yogya\'
Fathul menyatakan, dalam laman tersebut tidak dicantumkan akreditasi PTS, baik institusi maupun program studi.
Tujuannya, agar pendaftar sendiri yang aktif mencari informasi mengenai PTS dan program studi yang akan mereka pilih. Sekaligus mendorong PTS aktif memperbaiki laman jejaring institusi mereka.
"Jadi kami menerapkan promosi gaya Yogya; duduk sama rendah, berdiri sama tinggi. Semua PTS sama," imbuh dia.
Hanya memang, laman juga menyediakan fitur yang membantu mengarahkan calon pendaftar, untuk menemukan tautan yang berisikan informasi tentang PTS yang diminati. Baik dari sumber terkait maupun PTS yang bersangkutan.
Ketua LL Dikti Wilayah V DIY, Didi Achjarie menyatakan, konsep serupa Jogjaversitas juga digulirkan ke perguruan tinggi lain yang ada di wilayah LL Dikti selain Wilayah V. Harapannya, bisa diterapkan karena lebih baik dan efektif ketimbang mengembangkan sistem sendiri-sendiri di masing-masing PTS.
Didi menambahkan, di DIY, tercatat ada sebanyak 7 PTS terakreditasi institusi A. Secara global, kampus-kampus di Yogyakarta menunjukkan keinginan yang baik dalam mengembangkan institusinya. Hal itu sangat positif, walaupun seperti diketahui, kondisi pandemi saat ini memberikan keterbatasan dalam beberapa hal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Linda Benny resmi dilantik menjadi Wabup Klaten untuk sisa masa jabatan 2025-2030 dan berkomitmen melanjutkan pembangunan bersama Bupati Hamenang.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Stasiun Palur pada Rabu 14 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap di tiap stasiun.
Bulog akan meluncurkan BerasKita pada 20 Oktober 2026. Beras SPHP berganti nama menjadi BerasKita Medium, sedangkan beras premium menjadi BerasKita Premium.
BMKG menyatakan tujuh kabupaten di Jawa Tengah masih berstatus awas kekeringan pada 11-20 Oktober 2026 di tengah mundurnya awal musim hujan.
DP3 Sleman meminta petani menyesuaikan komoditas dan varietas tanaman dengan ketersediaan air untuk mengantisipasi kemarau panjang hingga Oktober 2026.
Britney Spears merilis lagu arsip She’ll Never Be Me yang ditulis bersama Justin Timberlake. Lagu ini masuk edisi 25 tahun album Britney.