Duka Budaya! Pelestari Wayang Kertas Legendaris Mbah Brambang Wafat
Mbah Brambang, pelestari wayang kertas asal Sukoharjo, meninggal dunia di usia 95 tahun. Dedikasi lebih dari 60 tahun untuk budaya.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN--Fakta kasus pembuangan bayi yang melibatkan mahasiswa kedokteran di Jogja perlahan terungkap.
Satreskrim Polres Sleman menahan dua tersangka kasus pembuangan bayi di Godean, Sleman. Kedua pelaku merupakan ayah dan ibu dari bayi yang dibuang.
“Penahanan sudah dilakukan sejak 31 Juli lalu,” kata Kasat Reskrim Polres Sleman, AKP deni Irwansyah, kepada wartawan, Senin (3/8/2020).
Kasus pembuangan bayi ini, ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sleman. Pelaku yang diamankan K (21) berstatus mahasiswa kedokteran di salah satu perguruan tinggi swasta di DIY. K berasal dari Palembang. Sedangkan ibu bayi berinisial A (20) asal Jember yang masih berstatus pelajar.
BACA JUGA: Pegawai Pemkot Jogja Kembali Terinfeksi Corona, Rekan Satu Ruangan Diisolasi
Dari hasil pemeriksaan, bayi tersebut di lahirkan pada 28 Juli sekitar pukul 13.45 WIB, dibantu seorang bidan di Bantul. Malam harinya sudah diperbolehkan pulang. Keduanya kebingungan dan berputar-putar di seputaran Bantul dan Kulonprogo, hingga akhirnya bayi ini diletakkan di teras rumah warga di Jalan Godean, Sleman pada Rabu (29/7/2020) dini hari.
Deni mengatakan, kedua pelaku nekat membuang bayi karena tidak ingin kehamilan sampai dengan kehamilannya diketahui orang tuanya. Mereka sudah berpacaran sejak 2018 silam. Namun antara kedua orang tua mereka tidak saling mengenal. Sedangkan ayah bayi masih kuliah dan baru semester tiga.
“Mereka cukup menyesali perbuatannya. Mereka dijerat dengan 76 B tentang penelantaran anak UU Perlindungan Anak,” katanya.
Untuk melengkapi berkas pemeriksaan, polisi hari ini akan meminta keterangan bidang yang membantu persalinan. Bidan ini bertempat tinggal di Kasihan, Bantul, dekat dengan indekos pelaku pria. Sedangkan perempuannya tinggal di Ngaglik, Sleman di tempat saudaranya.
Artikel ini telah tayang di iNews.id berjudul "Tega Buang Anak, Orang Tua Bayi Berstatus Mahasiswa Ditahan Polres Sleman"
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : iNews.id
Mbah Brambang, pelestari wayang kertas asal Sukoharjo, meninggal dunia di usia 95 tahun. Dedikasi lebih dari 60 tahun untuk budaya.
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.
Bank Indonesia mencatat pertumbuhan utang luar negeri Indonesia triwulan I 2026 melambat, dengan rasio ULN terhadap PDB turun menjadi 29,5 persen.
KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan Muhadjir Effendy dalam kasus dugaan korupsi kuota haji setelah saksi meminta penundaan.