Uji Emisi Gratis di Balaikota Jogja, Catat Jadwal dan Lokasinya
Uji emisi gratis digelar Pemkot Jogja pada 22 dan 24 September 2026 di Plaza Balaikota. Catat jadwal dan lokasinya.
Pengurus DPC PAN Sleman memberikan pernyataan sikap terkait Pilkada 2020, Selasa (4/8/2020). /Harian Jogja-Sunartono
Harianjogja.com, SLEMAN-- Sebanyak 17 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PAN Sleman memberikan pernyataan sikap terkait kondisi internal partai dalam menghadapi Pilkada Sleman 2020. Mereka berharap adanya kaderisasi dan penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati melalui penjaringan dari bawah.
Juru Bicara 17 DPC PAN Sleman Nur Hidayat menjelaskan pihaknya sudah melakukan konsolidasi dalam rangka menjaring aspirasi kader pada 28 Juli 2020 lalu dengan seluruh DPC atau pimpinan PAN tingkat kecamatan di Sleman dalam menyikapi Pilkada 2020.
Baca juga: Kawasan Seksi, Desa Tirtoadi Jadi Titik Pertemuan Tiga Tol di DIY
Mereka sepakat untuk mendukung langkah DPD PAN Sleman dalam melakukan koalisi dengan partai lain serta menolak munculnya dinasti politik. Sebagai partai yang memenangkan Pilkada selama dua periode berturut-turut, ia yakin PAN masih memiliki kekuatan. Selain itu meminta agar tetap menyuarakan apa yang menjadi aspirasi konstituen PAN.
"Secara umum bahwa mekanisme penjaringan bakal calon [bupati] dan pengambilan keputusan pilkada ini, saat ini harapan kami, partai mendengarkan arus bawah [DPC], artinya tidak semata-mata dari atas [DPP]," katanya Selasa (4/8/2020).
Baca juga: BPD DIY Sosialisasi KUR untuk NU & Muhammadiyah
Nur menambahkan pihaknya sudah menyampaikan surat ke DPP PAN untuk memberikan sejumlah masukan dalam proses mekanisme dalam pilkada. Termasuk pentingnya menekankan kaderisasi agar sistem menjadi lebih baik. Poin-poin yang diajukan memang menyangkut balon dari kader PAN yang selama ini muncul. Menurutnya pernyataan ini bukan hitungan atau resisten terhadap personal tetapi lebih pada mekanisme agar berjalan dengan baik.
"Karena pedoman partai setiap balon harus mendaftarkan diri lewat DPD, tidak ada dalam pemahaman kami orang bisa mendaftar langsungj lewat DPP atau DPW, ketika balon tidak melewati mekanisme penjaringan internal bisa dikatakan dia bukan balon yang dimunculkan partai," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Uji emisi gratis digelar Pemkot Jogja pada 22 dan 24 September 2026 di Plaza Balaikota. Catat jadwal dan lokasinya.
Kementerian PU mendapat anggaran 2027 Rp114,59 triliun. Konektivitas jalan dan jembatan menjadi sektor dengan alokasi terbesar.
Jumlah lansia di Kota Jogja mencapai sekitar 16% pada Juli 2026. DPRD mendorong lansia tetap aktif, sehat, dan rutin bersosialisasi.
Sepekan dikelola KAI Commuter, KA Bandara YIA melayani hingga 8.000 penumpang per hari saat akhir pekan dengan 50 perjalanan.
Volume sampah Sleman mencapai 15.429 ton hingga pertengahan September 2026. DLH mewaspadai risiko kebakaran saat musim kemarau.
Onsen Resort Kaliurang menghadirkan konsep akomodasi yang memadukan suasana pegunungan dengan nuansa Jepang di kawasan lereng Gunung Merapi, Sleman