BYD M6 Tes Jalan di Bantul, MPV Listrik Tembus 530 Km
BYD gelar test drive MPV listrik BYD M6 di Bantul. Mobil listrik keluarga ini diklaim mampu menempuh 350 km sekali cas.
Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, BANTUL - Wakil Bupati Bantul Abdul Halim Muslih memastikan angka kemiskinan dan pengangguran di Bumi Projotamansari melonjak drastis di masa pandemi Coronavirus Disease atau Covid-19 ini. Lonjakan itu sudah terlihat dari banyaknya pekerja industri yang dirumahkan bahkan mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).
“Bukan anggapan lagi [angka kemiskinan naik] tapi dipastikan angka kemiskinan naik dan pengangguran juga naik,” kata Halim, Minggu (16/8/2020).
Bahkan Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah ( TKPKD) Kabupaten Bantul ini pesimistis target penurunan kemiskinan di bawah satu digit di 2021 mendatang bisa tercapai.
“Sungguh sulit, saya katakan berat bisa tercapai di bawah satu digit karena pandemi Covid-19 ini juga belum bisa diprediksi sampai kapan,” ujar Halim.
Padahal, Halim berujar, angka kemiskinan di Bantul sempat turun meski sedikit dari 2018 ke 2019. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) angka kemiskinan pada 2018 lalu di angka 13,43% atau sekitar 134.000 jiwa dan 2019 turun menjadi 12,92%. Angka penurunannya 0,5%. Namun saat pandemi ini ia memprediksi angka kemiskinan kembali ke angka di atas 13% atau bisa jadi sampai 14%. Padahal pemkab menargetkan angka kemiskinan pada 2021 di angka 8,5%.
Baca Juga: Deklarasi Bakal Calon Bupati Bantul, Hamdan Handoko Mengklaim Didukung Parpol Poros Tengah
Ia mengakui belum ada strategi jitu dari Pemkab Bantul untuk menurunkan angka kemiskinan ini, kecuali dengan jaring pengaman sosial (JPS) atau bantuan langsung tunai terhadap masyarakat miskin dan rentan miskin. Namun JPS merupakan program sesaat. Hanya tiga bulan dan enam bulan, dan jika pandemi masih berlangsung program JPS memungkinkan diperpanjang.
Yang perlu dilakukan sebenarnya, kata dia, adalah program pemberdayaan berkesinambungan. Namun karena pandemi masih terjadi sehingga program pemberdayaan maupun padat karya masih terhambat. Saat ini pihaknya fokus pada pemulihan ekonomi secara perlahan meski di tengah pandemi, namun dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Sebab jika roda perekonomian tidak berjalan angka kemiskinan sulit ditekan. Halim punya harapan besar 2021 pemulihan ekonomi mulai dilakukan.
Sebelumnya politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini dalam beberapa kesempatan mengatakan pengentasan kemiskinan merupakan bagian dari visi Pemkab Bantul dalam mensejahterakan masyarakat. Semua OPD diminta untuk memetakan program dan kegiatan serta target sasaran agar bisa mengurangi angka kemiskinan melalui pemberdayaan dan pengurangan beban warga miskin dan penyandang masalah sosial.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BYD gelar test drive MPV listrik BYD M6 di Bantul. Mobil listrik keluarga ini diklaim mampu menempuh 350 km sekali cas.
DPS Pilur Gunungkidul 2026 ditetapkan sebanyak 120.856 calon pemilih di 31 kalurahan. DPT dijadwalkan ditetapkan pada 24 Agustus 2026.
Prediksi Indonesia vs Singapura di Piala AFF 2026. Simak head to head, prediksi skor, susunan pemain, dan skenario Garuda lolos semifinal.
Menkes Budi Gunadi Sadikin memerintahkan audit dugaan nakes menghina pasien BPJS. Hasil investigasi Inspektorat Kemenkes ditargetkan rampung pekan ini.
Nusantara Explorer masih disempurnakan usai dicoba Presiden Prabowo. Kereta wisata ini akan melayani perjalanan berbasis permintaan wisatawan.
Pemkot Jogja Luncurkan Tagline "Otentik Konkret" untuk Hari Jadi ke-270, Diawali Kerja Bakti di 270 Titik