Bahlil Siapkan Skema Dana Bioetanol, E10 Dimulai pada 2027
Pemerintah menyiapkan skema pendanaan bioetanol untuk mendukung penerapan E10 pada 2027 tanpa membebani konsumen dan tetap menguntungkan petani.
Anggota Komisi VI DPR F-Nasdem, Subardi. /Ist-dok
Harianjogja.com, BANTUL--Partai Nasdem resmi menentukan pilihan di Pilkada Bantul tahun ini.
Menjelang Pilkada Bantul 2020 yang kian mendekat, Partai Nasional Demokrat (Nasdem) akhirnya secara resmi menyerahkan surat rekomendasi untuk menyatakan dukungan kepada pasangan calon Suharsono dan Totok Sudarto (Noto).
Ketua DPW Partai Nasdem DIY, Subardi yang hadir langsung dalam penyerahan itu mengatakan bahwa pilihan Nasdem mendukung paslon Noto itu sudah berdasarkan survey yang dilakukan dua kali dari tahun lalu.
Menurutnya survey itu mencerminkan keinginan masyarakat Bantul yang masih membutuhkan sosok Suharsono sebagai bupati dan wakil barunya Totok Sudarto.
BACA JUGA: Objek Wisata Makin Ramai, Wisatawan Non-DIY Mendominasi
"Sudah dua kali kita adakan survei, pada September 2019 dan Februari tahun 2020. Semua atas biaya sendiri, dan hasilnya memang masyarakat masih menginkan Suharsono untuk memimpin," kata pria yang kerap disapa Mbah Bardi tersebut, kepada awak media, Selasa (18/8/2020).
Penyerahan surat rekomendasi itu dilakukan langsung oleh Totok Sudarto di Sanggar Budaya Grahatama, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul. Dalam kesempatan itu pula Mbah Bardi menyatakan tidak adanya keraguan Nasdem untuk memberikan dukungan kepada paslon Noto.
Menurut Mbah Bardi, keputusan Nasdem dalam menentukan dukungan di Pilkada Bantul ini dilakukan atas dasar pertimbangan yang matang. Hal itu tentunya dikuatkan lagi dengan keinginan warga Bantul yang telah disampaikan melalui survei tadi.
"Tidak ada nego-nego atau bahkan mahar. Saya sendiri yang langsung ambil surat rekomendasi ini, tidak ada itu istilahnya uang ongkos," tegasnya.
Sementara itu dikonfirmasi terpisah, Ketua Tim Pemenangan Posko Suharsono - Totok Sudarto, Arif Iskandar mengatakan, hingga saat ini paslon Noto sudah resmi diusung oleh enam partai politik.
Hal itu dipastikan setelah deklarasi parpol pengusung yang dilakukan pada Minggu (16/8/2020) lalu. Parpol tersebut di antaranya, Gerindra, Nasdem, Golkar, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Bulan Bintang (PBB).
"Jadi total ada 21 kursi, untuk surat rekomendasi partai-partai tersebut tidak ada masalah," ungkap Arif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Pemerintah menyiapkan skema pendanaan bioetanol untuk mendukung penerapan E10 pada 2027 tanpa membebani konsumen dan tetap menguntungkan petani.
Dispetaru Kabupaten Bantul menegaskan, pendirian bangunan di sempadan pantai harus mengikuti aturan merespons sejumlah bangunan yang rusak diterjang gelombang
Road trip makin populer di 2026. Simak 5 tips persiapan sebelum perjalanan jarak jauh
Prabowo menyebut negara menanggung penuh iuran JKN bagi 96,8 juta warga tidak mampu dan membangun 66 RSUD di berbagai daerah.
Kemendagri membuka Program Masadagri Batch III 2026 dengan 65 posisi magang di 12 unit kerja. Pendaftaran dibuka 15-19 Agustus 2026 untuk mahasiswa D4 dan S1.
Festival seni rupa ARTJOG kembali digelar di Jogja National Museum (JNM), Yogyakarta. Berlangsung sejak 19 Juni hingga 30 Agustus 2026