Morgan Freeman Akui Bayaran Besar Bisa Kalahkan Naskah Buruk
Morgan Freeman mengaku bayaran menjadi salah satu pertimbangan utama dalam memilih proyek film. Aktor peraih Oscar itu menyampaikan pandangannya menjelang penay
Ilustrasi belajar./Pixabay
Harianjogja.com, BANTUL—Kendala susah sinyal di beberapa wilayah di Bantul, tidak membuat sistem pembelajaran di tengah pandemi Covid-19 terganggu.
Dinas Pendidikan (Disdik) Bantul tetap menggelar pembelajaran dengan sistem luring. Salah satunya adalah dengan memaksimalkan guru untuk mendatangi siswa yang bermukim di daerah terpencil dan susah sinyal.
“Memang ada beberapa guru yang melakukan hal tersebut. Sebab, kami sadar di beberapa tempat, murid kesulitan mengakses proses kegiatan belajar dengan sistem daring,” kata Kepala Disdik Bantul Isdarmoko, Rabu (26/8/2020).
Beberapa daerah tersebut adalah kecamatan yang punya perbukitan seperti Pajangan, Dlingo dan beberapa kecamatan lainnya.
Oleh karena itu, dinas sejak awal memang telah memodifikasi bentuk pembelajaran baik secara daring maupun luring. Untuk daerah yang susah sinyal, Disdik Bantul telah meminta kepada sekolah untuk menugaskan sejumlah guru mendatangi kelompok belajar siswa maupun rumah siswa dalam mendampingi proses belajar mengajar.
“Tujuannya agar proses belajar mengajar tetap bisa berjalan dan materi bisa dengan mudah ditangkap oleh siswa. Tentunya, saat menjalankan kegiatan ini tetap dengan mengedepankan protokol kesehatan,” kata Isdarmoko.
Selain mendatangi rumah siswa, dinas juga telah meminta kepada sekolah untuk memberikan bantuan pulsa kepada siswa. Di mana, nantinya besaran bantuan pulsa untuk pembelajaran daring akan disesuaikan dengan kemampuan sekolah dan diambilkan dari dana bantuan operasional sekolah (BOS).
“Sesuai Permendikbud Nomor 19 Tahun 2020, BOS bisa digunakan untuk membeli pulsa internet bagi guru dan siswa dalam mendukung pembelajaran dari rumah selama masa darurat Covid-19,” katanya.
Salah satu guru MTS Ma\'arif Dlingo, Indri Astuti mengungkapkan, dirinya mendatangi muridnya di rumah mereka untuk membantu proses pembelajaran. Sebab, pembelajaran berbasis online sulit dilakukan, karena terkendala oleh sinyal.
Setidaknya, Indri mengaku dalam satu bulan biasa empat kali mendatangi muridnya. Hal ini dilakukan secara bergilir. Adapun tujuannya adalah agar kendala pembelajaran yang ada sedikit teratasi.
Meski demikian, Indri mengaku tetap mengedepankan protokol kesehatan saat memberikan materi ke muridnya. Selain mewajibkan murid memakai masker.
Disediakan pula cuci tangan dan hand sanitizer.
“Jadi bentuk pembelajaranya dalam satu sesi biasanya saya bertemu satu kelompok terdiri dari enam sampai dengan delapan murid. Nantinya, materi apa yang belum bisa dipahami, bisa langsung ditanyakan," paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Morgan Freeman mengaku bayaran menjadi salah satu pertimbangan utama dalam memilih proyek film. Aktor peraih Oscar itu menyampaikan pandangannya menjelang penay
Road to Alfamart Run 2026 digelar di Plaza Malioboro, Jogja, diikuti lebih dari 300 runner sebagai pemanasan menuju ajang utama di GBK.
Jenang Darmini di Pasar Beringharjo diburu wisatawan. Saat ramai, lebih dari 100 gelas jenang bisa terjual dalam sehari.
Gelombang panas melanda Korea Selatan dengan suhu mencapai 37 derajat Celsius. Kondisi panas diperkirakan berlanjut hingga akhir Agustus.
PKB Kota Jogja menargetkan satu fraksi di DPRD pada Pemilu 2029 dengan kepengurusan didominasi Gen Z dan mulai menyiapkan pencalegan dini.
Kodim 0730/Gunungkidul membangun 18 sumur bor untuk membantu warga mengatasi krisis air bersih. BPBD juga memetakan potensi sumber air.