Abu Vulkanik Gunung Merapi Menyebar Sampai ke Wonosobo
Letusan Gunung Merapi pada Sabtu (11/3/2023) menyebabkan sejumlah wilayah terkena hujan abu vulkanik.
Ilustrasi mayat/Ist-Okezone
Harianjogja.com, JOGJA--Kasus pasien Covid-19 di DIY yang meninggal dunia hingga kini terus bertambah.
Merujuk laman resmi penanganan Covid-19 Pemda DIY https://corona.jogjaprov.go.id/, pada Senin (31/8/2020), tercatat sudah sebanyak 39 pasien positif Corona yang meninggal dunia.
Bila melihat data di masing-masing daerah, pasien meninggal dunia paling banyak berasal dari Bantul yakni 12 orang.
BACA JUGA: Banyak Warga Menjanda dan Menduda Saat Pandemi, Ini Penyebabnya
Padahal, Kabupaten Bantul diketahui bukan daerah yang paling banyak ditemukan kasus Covid-19. Seperti diketahui hingga saat ini, Sleman masih memimpin jumlah kasus Corona secara akumulatif. Yakni sebanyak 521 kasus berdasarkan data terakhir Senin (31/8/2020).
Namun dibandingkan Bantul, angka kematian akibat Covid-19 di Sleman tercatat lebih rendah yakni 10 kasus.
Selain itu, Kota Jogja mencatatkan angka kematian pasien Covid-19 sebanyak 9 kasus, disusul Gunungkidul 4 kasus dan Kulonprogo 2 kasus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Letusan Gunung Merapi pada Sabtu (11/3/2023) menyebabkan sejumlah wilayah terkena hujan abu vulkanik.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.
Polres Bantul perketat patroli malam untuk tekan klitih dan kejahatan jalanan. Orang tua diminta awasi anak sebelum jam 22.00 WIB.