Program JKN Makin Kuat, Cetak SDM Sehat untuk Indonesia Hebat
JKN terus menunjukkan perannya sebagai fondasi dalam membangun sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang sehat, produktif, dan berdaya saing
Tim LP3M (lembaga Penelitian dan Publikasi Pengabdian Masyarkat ) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Prodi Ekonomi Syari'ah, saat mengadakan Penyuluhan Pentingnya sertifikasi Halal untuk Pelaku usaha Sate Klathak di Donoloyo, Bantul (30/8/2020)./Ist
Harianjogja.com, BANTUL - Lembaga Penelitian dan Publikasi Pengabdian Masyarkat (LP3M) Universitas Muhammadiyah melalui Prodi Ekonomi Syari’ah mengadakan Penyuluhan Pentingnya sertifikasi halal untuk pelaku usaha Sate Klathak di Donoloyo pada 30 Agustus 2020. Pengabdian yang sudah direncanakan sejak Januari 2020 yang lalu tetapi sempat tertunda karena musibah Covid -19 ini dilakukan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.
Pengabdian LP3M Universitas Yogyakarta kali ini mengangakat tema “Upaya Perlindungan Konsumen Melalui Sertifikasi Halal" yang digawangi dosen Prodi Ekonomi Syari’ah yaitu Dr Maesyaroh, MA dan Andri Martiana, Lc, MA, dan melibatkan mahasiswi yang bernama Khintan Anggraini.
Kesadaran konsumen untuk mengonsumsi halal dewasa ini meningkat, namun meningkatnya kesadaran konsumen tersebut tidak diiringi oleh kesadaran produsen selaku pelaku usaha untuk mensertifikasi halal usahanya ke LPPOM MUI.
Pelaku usaha sate dan katering dengan menu spesial sate kambing di desa Donoloyo Banguntapan Bantul saat ini belum tersertifikasi halal. Berdasarkan fakta tersebut maka LP3M UMY ingin berbagi melalui penyuluhan dan pendampingan akan pentingnya sertifikasi halal sebagai bentuk perlindungan terhadap konsumen. Pengabdian kali ini dihadiri oleh 20 orang yang terdiri para pelaku usaha olahan dari daging kambing serta, pelaku usaha makanan (snack) dan minuman.
Penyuluhan akan pentingnya sertifikasi halal mendatangkan pembicara dari LPPOM MUI DIY yaitu Apt Drs. ElvyEfendyM.Si. Para peserta sangat antusias dengan menanyakan proses dan prosedur mengajukan sertifikasi halal. Meski para pelaku usaha pada umumnya baru mengetahui sertifikasi halal tahun 2020.
Untuk memperkaya dan meningkatlkan pemahaman para pelaku usaha dilanjutkan dengan FGD (Focus Group Discussion) yang dipimpin oleh Dr. Maesyaroh, MA. Rencana tindak lanjut yang akan dilakukan para pelaku usaha dia akan memilih dan memilah produk yang tersertifikasi halal. Mereka juga berharap adanya bantuan dari pemerintah supaya sertifikasi halal usahanya terwujud.
Sementara itu pihak LP3M UMY akan memfasilitasi salah satu pelaku usaha katering Aqiqah Al-Laziz sekaligus pemasok daging Kambing para penjual sate.
Dengan disertifikasi distributor sekaligus produsen daging kambingnya maka konsumen antara (penjual sate di kawasan Pleret) dagingnya pun halal secara syar’i. Selain itu LP3M UMY juga akan melakukan pendampingan dalam pengurusan sertifikasi halal. Para pelaku usaha juga berharap ke LP3M UMY tidak hanya masalah sertifikasi halal saja mereka menginginkan adanya edukasi dan pendampingan mempromosikan olahannya apalagi di tengah pandemi Covid-19, pendapatannya mengalami penurunan. *
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
JKN terus menunjukkan perannya sebagai fondasi dalam membangun sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang sehat, produktif, dan berdaya saing
Minyakita diduga berbau solar ditarik dari peredaran. Kemendag ancam sanksi tegas, Bulog pastikan penggantian untuk warga.
Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Teheran dihadiri ribuan pelayat dan tokoh dunia, berlangsung hingga sepekan.
Persib Bandung resmi datangkan Ragnar Oratmangoen dengan kontrak 3 tahun. Tambah kekuatan untuk Liga dan Asia.
Kapolri Listyo Sigit lantik 8 pejabat Polri termasuk 6 Kapolda. Ini daftar lengkap dan pesan penting untuk pelayanan publik.
Pertamina RJBT salurkan 9,3 juta liter avtur untuk 208 penerbangan haji 2026 di Solo dan Jogja.