Lonjakan Pemudik Lebaran Terlihat di Bandara YIA
Penumpang di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) melonjak hingga 81% dibanding 2021, seiring peningkatan pemudik jelang Lebaran 2022.
Kasat Resnarkoba Polresta Jogja AKP Andhyka Donny Hendrawan (kiri) saat menjelaskan kasus peredaran pil koplo di Satreskoba Polresta Jogja, Rabu (23/9/2020)./Harian Jogja-Hafit Yudi Suprobo
Harianjogja.com, JOGJA—Dua orang ditangkap jajaran Satreskoba Polresta Jogja karena hendak mengedarkan 5.760 pil yarindo (koplo). Kedua pengedar itu mengaku mendapat ribuan pil koplo dari transaksi online.
Kasat Resnarkoba Polresta Jogja AKP Andhyka Donny Hendrawan mengatakan dua pengedar ribuan pil koplo tersebut adalah HP, 24, warga Umbulharjo, Jogja dan BSP, 22, warga Klaten, Jawa Tengah.
BACA JUGA: Sah Maju Pilkada, 3 Paslon di Sleman Ambil Nomor Urut Besok
“Kedua pelaku tidak melawan ketika ditangkap. HP ditangkap pada Senin (14/9/2020) di Umbulharjo, Jogja. BSP ditangkap keesokan harinya di Klaten,” ujar AKP Andhyka Donny di Satnarkoba Polresta Jogja, Rabu (23/9/2020).
Kedua pengedar ditangkap berawal dari dicokoknya DH dan NFZ di Pandean, Umbulharjo, Jogja pada Senin (14/9/2020). DH dan NFZ merupakan pemakai dan kini statusnya masih menjadi saksi.
"Setelah diinterogasi, keduanya mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari HP. Akhirnya, petugas langsung menangkap HP di sebuah kos-kosan yang ada Umbulharjo. HP mengaku jika ia mendapatkan pil koplo dari pelaku BSP," ujar mantan Kasat Resnarkoba Polres Sleman ini.
BACA JUGA: Covid-19 Terus Melejit, DIY Tetap Tuan Rumah Kompetisi Olahraga Besar
Polisi kemudian mengejar BSP dan menangkapnya di Klaten.
“Total pil koplo yang berhasil disita berjumlah 5.760 butir," jelasnya.
Kedua pengedar mengaku menerapkan sistem online. Kedua pelaku menghindari sistem tatap muka maupun cash on delivery (COD).
"Kedua pelaku mengedarkan pil koplo tersebut dengan cara mengecer pil koplo ke sebuah plastik klip per 10 butir. Cara lainnya adalah dengan memasukkannya pil koplo ke bungkus rokok. Isinya sama yakni 10 butir. Dijual dengan harga kisaran Rp35.000 per 10 butir," kata Donny.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penumpang di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) melonjak hingga 81% dibanding 2021, seiring peningkatan pemudik jelang Lebaran 2022.
Inovasi Vocasignora karya mahasiswa Sekolah Vokasi Undip meraih medali emas dan Best International Invention pada WYIE 2026 di Malaysia.
Veda Ega Pratama finis di posisi ke-21 pada FP2 Moto3 GP Italia 2026 di Mugello. Pembalap Indonesia masih berpeluang memperbaiki hasil di kualifikasi.
Ritual Mendak Tirta menandai dimulainya Yadnya Kasada 2026. Kawasan wisata Gunung Bromo ditutup sementara hingga 2 Juni 2026.
UGR pembebasan lahan JJLS Kulonprogo senilai lebih dari Rp320 miliar belum cair. Warga terdampak menunggu kepastian setelah enam tahun tertunda.
Menhan AS Pete Hegseth menegaskan komitmen militer Amerika di Indo-Pasifik dan menyoroti peningkatan kekuatan militer China.