Lonjakan Pemudik Lebaran Terlihat di Bandara YIA
Penumpang di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) melonjak hingga 81% dibanding 2021, seiring peningkatan pemudik jelang Lebaran 2022.
Jajaran Polresta Jogja saat melakukan pengecekan terhadap penemuan benda sejenis granat di sebuah indekos yang berada di RT 22 RW 05 Pakuncen, Wirobrajan, Jogja, Selasa (22/9/2020).-Ist/Humas Polresta Jogja
Harianjogja.com, JOGJA--Sebuah benda sejenis granat ditemukan di sebuah indekos yang berada di RT 22 RW 05 Pakuncen, Wirobrajan, Jogja pada Selasa (23/9/2020) lalu.
Granat ditemukan saat anak dari pemilik indekos yakni Puji Lestari, 31, warga Pakuncen, Wirobrajan, Jogja ingin mencari batu untuk penyangga pohon.
Kabag Humas Polresta Yogyakarta AKP Sartono mengatakan jika penemuan benda sejenis granat langsung dilaporkan oleh Puji Lestari ke Polresta Jogja. Kemudian, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Detasemen Gegana Sat Brimob Polda DIY guna berupaya mengevakuasi granat tersebut.
"Benar terjadi penemuan benda sejenis granat pada Selasa (22/9/2020) pukul 17.30. Polresta Jogja menerima informasi dari warga masyarakat bahwa ada yang menemukan sebuah benda yang menyerupai sejenis granat di kos Restu Ibu yang berada di kuncen RT 22 RW 05 Pakuncen, Wirobrajan, Jogja," ujar AKP Sartono, Rabu (23/9/2020).
Penemuan benda sejenis granat berawal saat Puji Lestari berniat mencari batu penyangga pohon tomat. Puji menemukan benda jenis granat bertuliskan \'granat kompeni\' tersebut sewaktu menggali tanah dekat bak sampah yang terdapat di sekitar kos.
Adapun, benda sejenis granat tersebut sempat di pindah dari lokasi penemuan di halaman belakang joke depan halaman kos. Selanjutnya, Puji Lestari melaporkan penemuan granat tersebut ke Polresta Jogja. Untungnya, saat dipindahkan granat tidak meledak.
"Granat tidak meledak saat dipindahkan ke depan kos oleh pemiliknya. Penanganan lebih lanjut kemudian koordinasi dengan Gegana Sat Brimob Polda DIY," pungkas Sartono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penumpang di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) melonjak hingga 81% dibanding 2021, seiring peningkatan pemudik jelang Lebaran 2022.
KPK buru keterangan Heri Black usai rumahnya digeledah terkait kasus korupsi Bea Cukai. Sempat mangkir, perannya kini disorot.
Penemuan jasad Pariman terkubur di dapur rumah di Boyolali gegerkan warga. Polisi masih selidiki penyebab kematian.
Kulonprogo gabungkan OPD akibat kekurangan ASN. Sebanyak 345 PNS pensiun, rekrutmen minim, birokrasi dirampingkan.
Dosen UNISA Jogja jadi dosen tamu di UKM Malaysia, kupas kesehatan mental, otak, hingga isu bunuh diri lintas disiplin.
Indonesia jadi target baru sindikat judi online dan scam internasional. 320 WNA ditangkap di Jakarta, DPR minta pengawasan diperketat.