Tzu Chi Sinar Mas dan Paguyuban Sinar Mas Bantu 71 Siswa SDN Kenteng 2
Misi Pendidikan Tzu Chi Sinar Mas bersama Paguyuban Sinar Mas Yogyakarta menggelar kegiatan bakti sosial di SDN Kenteng 2
Beberapa dosen UPN Veteran Yogyakarta menggelar diskusi Strategi Bisnis Kuliner di Era Pandemi dan Era New Normal yang digelar pada Sabtu (8/8/2020)./Ist
Harianjogja.com, JOGJA - Pandemi Covid-19 telah membawa dampak negatif bagi berbagai macam bisnis di masyarakat, termasuk juga di RW 13 Kelurahan Panembahan Kecamatan Kraton Kota Jogja. Berkurangnya jumlah pembeli sejak Maret 2020 hingga sekarang ini telah mengakibatkan penurunan pendapatan para pelaku bisnis.
Kondisi ini tidak bisa dibiarkan terjadi terus-menerus. Sejumlah dosen Universitas Pembangunan Nasional UPN Veteran Yogyakarta (UPNVY) berupaya mengimplementasikan pengetahuannya untuk membantu mengatasi permasalahan tersebut.
Dukungan yang diberikan dalam rangkaian pengabdian masyarakat itu diwujudkan lewat diskusi bertema Strategi Bisnis Kuliner di Era Pandemi dan Era New Normal yang digelar pada Sabtu (8/8/2020) jam 16.00-18.00 . Beberapa dosen UPNVY yang terlibat dalam kegiatan itu di antaranya Hastho Joko Nur Utomo, Eny Endah Pujiastuti, serta Rifki Indra Perwira. Sedikitnya 15 orang owner bisnis hadir dalam kegiatan tersebut.
Eny Endah Pujiastuti menjelaskan bahwa kegiatan pemasara nsecara on line merupakan solusi di masa sekarang ini. Produk yang berupa makanan bisa dipromosikan melalui go food atau melalui grup whatsapp. Bisa juga dipromosikan melalui market place sebagaimana produk yang dipasarkan melalui buka lapak.com
Rifki Indra Perwira membenarkan bahwa di era teknologi informasi saat ini pemasaran produk kuliner sebaiknya diarahkan pada pemasaran digital, sehingga berbagai produk yang dijual bisa diketahui oleh masyarakat luas.Hanya saja, risikonya pelaku bisnis kuliner tidak mudah untuk memperkirakan stock produk yang harus disediakan, kadang stok berlebih dan kadang kurang.
Dengan itu dia berharap pembeli dari luar daerah merasa ingin tahu dan kemudian datang untuk berkunjung.. "Kami memberikan beberapa tips dan teknik promosi bisnis kuliner melalui website dan instagram kepada warga dan pengelola bisnis kuliner. Prinsipnya adalah teknik mana yang paling mudah diterapkan oleh warga, maka itulah teknik yang dipilih," ujarnya dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Kamis (24/9/2020).
Ketua RW 13 Kelurahan Panembahan, Heru C. Rustamaji mendukung sekali kegiatan tersebut. Antar warga diharapkan saling membantu di masa pandemiini. Warga yang kesulitan ekonomi diberi jalan keluar berupa pengembangan bisnis sesuai potensi masing-masing. Semua potensi usaha bisnis yang ada di wilayah ini diberdayakan dengan memanfaatkan berbagai media sosial untuk mempromosikan produk/ jasa.* .
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Misi Pendidikan Tzu Chi Sinar Mas bersama Paguyuban Sinar Mas Yogyakarta menggelar kegiatan bakti sosial di SDN Kenteng 2
Jadwal SIM Keliling Jogja Agustus 2026 lengkap dengan lokasi, syarat, biaya perpanjangan SIM, dan layanan Drive Thru MPP Kota Jogja.
Cakupan UHC Bantul turun tipis menjadi 98,67 persen pada Juli 2026. Dinkes memastikan angka tersebut masih di atas target minimal 98 persen dengan dukungan angg
Belanja pegawai Pemkot Jogja masih 35,7 persen dari APBD 2026. BPKAD menekan anggaran melalui pembatasan rekrutmen ASN dan memanfaatkan tingginya angka pensiun
Warga Kalidadap, Selopamioro, Imogiri, Bantul harus menyedot air dari Sendang Wonosari saat kemarau. Sumur mengering dan jaringan air bersih belum menjangkau.
Pemkab Bantul menyiapkan strategi memenuhi batas belanja pegawai maksimal 30 persen pada 2027 dengan meningkatkan PAD, menerapkan zero minus growth ASN, dan mem