Kasus Bertambah, Cek Data Covid-19 di DIY 18 Maret
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Bupati Kulonprogo, Sutedjo saat menyerahkan masker kepada salah satu pedagang di Pasar Bendungan, Kalurahan Bendungan, Kapanewon Wates, Kamis (8/10/2020)./Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, KULONPROGO—Ratusan masker dibagikan kepada para pedagang dan pembeli di Pasar Bendungan, Kalurahan Bendungan, Kapanewon Wates, Kulonprogo, Kamis (8/10/2020). Pembagian masker gratis ini merupakan bagian dari kampanye gerakan menggunakan masker yang diinisiasi oleh Pemda DIY.
"Kegiatan ini merupakan rangkaian pembagian masker di seluruh wilayah DIY yang bertujuan untuk kampanye penggunaan masker," ucap Sekretaris Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) DIY, Yuwono Hadiwijoyo, di sela-sela pembagian masker, Kamis pagi.
Yuwono mengatakan selama dua bulan sejak Oktober sampai dengan November 2020, pihaknya bersama pemkab dan pemkot di masing-masing kabupaten dan kota di DIY membagikan 1 juta masker kepada masyarakat. Langkah ini diharapkan bisa kian membiasakan masyarakat untuk mengenakan masker sebagai salah satu alat pelindung diri (APD) mengantisipasi penularan Covid-19.
"Alhamdulillah untuk wilayah DIY ini kesadaran masyarakat menggunakan masker sudah cukup tinggi, namun demikian sosialisasi penggunaan masker melalui program-program semacam ini akan terus kami lakukan," ucapnya.
BACA JUGA: Luna Maya Akui Sempat Mau Akhiri Hidup Gara-Gara Kasus Video Porno
Sementara itu, Bupati Kulonprogo, Sutedjo, yang ikut dalam aksi bagi-bagi masker di Pasar Bendungan mengaku tidak mendapati adanya pedagang maupun pembeli yang tidak mengenakan masker. Ia mengapresiasi kesadaran masyarakat di pasar tersebut.
"Saya tidak jumpa satu orang pun yang tidak pake masker, alhamdulillah. Namun demikian kami punya kewajiban mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap pake masker, sehingga hari ini kami tetap membagikan masker mengingat penggunaan masker itu terbatas sekali, alias sekali pakai kecuali masker kain yang bisa digunakan berulang kali, dan itu pun tetap ada batas maksimalnya," ucapnya.
Sutedjo mengatakan total masker yang diberikan BPBD DIY di Kulonprogo sebanyak 130.000 buah. Masker itu akan disalurkan di 12 pasar tradisional yang tersebar di seluruh kapanewon di Kulonprogo.
"Kalau nanti masker dari BPBD DIY habis, kami tetap upayakan untuk terus melakukan kegiatan ini sepanjang pandemi Covid-19 belum berakhir, karena pemakaian masker merupakan salah satu upaya krusial dalam mengantisipasi penularan Covid-19," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Siswa kelas II SD meninggal dunia usai tertimpa patung di Museum Ronggowarsita Semarang saat mengikuti wisata rombongan sekolah.
PP Tunas memungkinkan perubahan status risiko TikTok, Roblox, dan YouTube jika lolos evaluasi perlindungan anak digital.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menegaskan akan menindak tegas pengusaha tambang yang merusak lingkungan dan melanggar aturan konservasi.
Kemlu RI mengonfirmasi tujuh WNI tewas akibat kapal tenggelam di Pulau Pangkor, Malaysia. Tujuh korban lainnya masih dicari.
Pemerintah menyiapkan aturan KPR tenor 40 tahun agar cicilan rumah lebih ringan dan akses rumah murah semakin mudah dijangkau masyarakat.