Astrid Widayani Raih Penghargaan Darma Bakti di Hari Pramuka ke-65
Astrid Widayani menerima Penghargaan Darma Bakti pada Hari Pramuka ke-65. Kwarcab Surakarta juga meraih Juara II Pembina Gudep Penegak Berprestasi.
Eni Endrawati, warga Beran Lor, Tridadi, Sleman, menunjukkan kartu JKN-KIS miliknya, Kamis (8/10/2020)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak\r\n
Harianjogja.com, SLEMAN—Eni Endrawati, warga Beran Lor, Tridadi, Sleman, merasa bersyukur bisa menjadi peserta program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Pintar (JKN-KIS) tahun ini. Kartu tersebut ia terima saat dia hamil anak ketiganya di awal tahun ini.
Eni pun menyiapkan segalanya untuk kehamilan tersebut. Hanya saja, kebahagiaan itu hanya sebentar. Menginjak kehamilan bulan ketiga, ia mendapatkan laporan pertumbuhan janin kurang baik. Dokter kandungan menyarankan agar Eni melakukan kuretase.
Ini bukan kali pertama Eni melakukan kuretase. Beberapa tahun lalu saat kehamilan anak pertamanya, kasus yang sama juga dialaminya. Bedanya, saat itu ia belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan. Ia pun harus membayar secara mandiri seluruh biaya kuretase.
Seusai kuretase pertama, beberapa bulan kemudian Eni kembali hamil. Alhamdulillah, anak yang diharapkan lahir dengan selamat dan saat ini tumbuh besar. Kondisi berbeda dialami saat dia mengandung anak ketiganya. "Untuk kehamilan anak ketiga saya kuretase lagi karena janin tidak berkembang. Pada 20 April saya melakukan kuretase," cerita Eni kepada Harian Jogja, Kamis (8/10/2020).
Beruntung, Eni sudah menjadi peserta BPJS Kesehatan sehingga saat melakukan kuret kali kedua ia tidak lagi memikirkan masalah biaya yang harus dikeluarkan. "Kalau dulu sebelum mendapat kartu BPJS Kesehatan KIS saya bayar sekitar Rp900.000. Kemarin kalau tidak salah sekitar Rp1,5 juta, tapi ya dibayari oleh BPJS," katanya.
Eni bercerita, selama proses menjalani kuret hingga pasca operasi pelayanan yang dia peroleh cukup baik. Baik perawat maupun dokter yang menanganinya juga dinilai komunikatif. "Layanan bagus, mulai saat minta rujukan di Puskesmas, saat operasi hingga menginap selama tiga hari rawat inap. Saya dilayani dengan baik," katanya.
Bahkan saat melakukan kontrol, ia mengaku masih tidak menemui kendala dan tanpa biaya sepeser pun. Dia berharap kualitas pelayanan BPJS Kesehatan bisa terus meningkat dan bermanfaat bagi masyarakat. "Pelayanannya mudah semuanya. Itu yang saya rasakan selama kehamilan hingga selesai proses kuretase. Sangat mudah dan tidak membebani," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Astrid Widayani menerima Penghargaan Darma Bakti pada Hari Pramuka ke-65. Kwarcab Surakarta juga meraih Juara II Pembina Gudep Penegak Berprestasi.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 1 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Jadwal SIM Keliling Jogja Oktober 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Simak jam layanan dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
Nakhoda KM Virgo Transport 8 berinisial AY ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan terkait tenggelamnya kapal di perairan Laut Jawa.
Nanang Hendarno resmi menjadi Dirut Telkom menggantikan Dian Siswarini. Simak profil dan susunan terbaru Direksi serta Komisaris Telkom.
Jadwal KRL Jogja-Solo 1 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan dari Jogja ke Palur. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif Rp8.000.