Komunitas Lingkar Kajian Keris Luncurkan Besalen
Komunitas Lingkar Kajian Keris Jogja meluncurkan Majalah Besalen, Budaya-Keris Nusantara, Kamis (30/12/2021).
Kustini Sri Purnomo saat bertemu dengan perwaklan kelompok tani wilayah Sleman barat, Jumat (6/11/2020)./Istimewa\r\n
Harianjogja.com, SLEMAN—Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo dan Danang Maharsa, mendapatkan dukungan dari kelompok petani di Sleman. Mereka berharap pasangan ini memiliki satu visi dengan petani yakni memajukan pertanian di Sleman.
Tim Pemenangan Sleman Jaringan Petani Sleman, Janu Riyanto, menyatakan gelombang dukungan petani untuk calon nomor urut tiga terus bertambah. Terbaru, dukungan datang dari perwakilan petani, kelompok tani (poktan), gabungan kelompok tani (gapoktan) dan kelompok wanita tani (KWT) wilayah Sleman Barat.
"Kami menggelar konsolidasi untuk menyamakan persepsi sekaligus untuk memenangkan pasangan nomor tiga. Perwakilan petani yang hadir berasal dari Gamping, Moyudan, Minggir, dan Godean," ujar Janu Riyanto seusai deklarasi, Jumat (6/11/2020).
Janu menuturkan deklarasi serupa juga akan dilakukan perwakilan kelompok petani di wilayah Sleman utara dan tengah. Perjuangan untuk memilih pemimpin Sleman ke depan yang berpihak pada petani, menurut Janu, jatuh kepada Kustini-Danang. "Kami tidak hanya memilih berdasarkan rating kemenangan, tetapi upaya program yang disampaikan keduanya dalam menata sektor pertanian. Kami yakin petani dan Kustini-Danang memiliki satu visi untuk memajukan pertanian di Sleman," ujar Janu, seperti dalam rilis yang diterima Harian Jogja, Selasa (10/11/2020).
Keselarasan visi dan misi dalam membangun sektor pertanian ke depan bersama Kustini-Danang adalah upaya untuk meningkatkan keterampilan petani menjadi petani modern. Dengan adanya peningkatan ini, maka bakal berdampak pada kemampuan petani dalam meningkatkan penghasilan melalui usaha di bidang pertanian yang lebih luas.
"Dengan konsep petani modern, kami ingin para petani bisa menyejahterakan keluarganya. Dengan kesejahteraan itu, ada kebanggaan menjadi petani dan sektor pertanian tidak hanya akan dipandang sebagai sektor dalam indikator ketahanan pangan saja, tetapi menjadi petani itu juga sejahtera," katanya.
Kustini Sri Purnomo yang hadir dalam deklarasi siap memajukan sektor pertanian di Sleman. Dengan dua program Tani Makmur dan Tani Milenial, petani yang sudah berusia tua maupun muda akan mendapatkan fasilitas dan akses yang sama untuk mengembangkan pertanian di Sleman.
"Komitmen kami dalam membangun sektor pertanian ini tertuang jelas di dalam program mulai dari hibah sarana produksi pertanian untuk kelompok tani, penyediaan modal usaha tani, pelatihan dan pendampingan produktivitas pertanian, pengembangan lumbung pangan desa, pengembangan varitas tanaman lokal unggul serta peningkatan produktivitas tanaman, peternakan, perikanan berbasis kelompok," ujar Kustini. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Komunitas Lingkar Kajian Keris Jogja meluncurkan Majalah Besalen, Budaya-Keris Nusantara, Kamis (30/12/2021).
Tech3 resmi perpanjang kontrak jangka panjang dengan KTM demi hadapi regulasi baru MotoGP 2027. Tetap dapat pasokan motor spesifikasi pabrikan.
Pelajar 17 tahun tewas usai diduga dianiaya menggunakan senjata tajam di Kotabaru Jogja. Polisi masih memburu pelaku.
Google menghapus 28 aplikasi Android palsu CallPhantom yang mengaku bisa memata-matai WhatsApp dan riwayat panggilan pengguna.
Bisnis ternak sapi dan kambing jelang Iduladha 2026 masih menjanjikan, tetapi peternak harus menghitung modal dan risiko secara matang.
Apple Music menghadirkan Discovery Station, fitur rekomendasi musik baru berbasis algoritma personal untuk menemukan lagu baru.