Westlife Konser di Jakarta 2027, Ini Harga Tiket & Jadwal Presale
Westlife bakal konser di GBK Jakarta 2027. Simak jadwal presale, harga tiket lengkap, dan cara beli tiketnya di sini.
Danang Wicaksana Sulistya saat kunjungan di Desa, Tambakan, Sinduharjo, Kepanweon Ngaglik, Sleman, Selasa (10/11).
Harianjogja.com, SLEMAN -- Calon Bupati Kabupaten Sleman Danang Wicaksana Sulistya mengaku mengambil inspirasi dari pertemuannya dengan pemilik Karoseri Dolasindo Abdul Muthalib dimana kisahnya ia ceritakan dimulai dari sopir hingga memiliki usaha yang besar seperti Karoseri Dolasindo.
Danang Wicaksana mengakui pemuda perlu mengambil pelajaran dari perjuangan Karoseri Dolasindo yang kini menjadi usaha yang besar di Kabupaten Sleman. Hal itu disampaikan saat melakukan kunjungan Desa, Tambakan, Sinduharjo, Kepanweon Ngaglik, Sleman, Selasa (10/11).
“Tadi barusan sowan ke Pak Abdul Muthalib yang terkenal dengan Karoseri Dolasindo bagaimana beliau menceritakan menanjak dari sopir kemudian mencoba jadi tralis akhirnya jadi Karoseri besar di Sleman,” kata Danang terinspirasi.
“Ini inspirasi kita, inspirasi bagi pemuda bahwa semuanya tidak bisa instan tapi harus bisa menanjak dari bawah karir, yang jelas komitmen istiqomah dan terus belajar sehingga bisa sukses seperti Dolasindo,” sambungnya
Dirinya bersama Raden Agus Choliq saat memimpin Kabupaten Sleman ke depan akan mendorong semua sektor untuk pengembangan kearah yang lebih baik lebih maju buat Sleman.
"Termasuk melakukan kerjasama dengan hal hal yang dimiliki masyarakat, seperti apa yang ada di Karoseri Dolasindo yang membuat mobil yang bisa mengangkut sampah,"kata Danang Wicaksana.
Usai berdialog dengan masyarakat di sana, Danang pun didaulat menjadi imam sholat dzuhur di Masjid Sholihin, Gandok, Tambakan. Sebelum menyambangi masyarakat Gandok, Tambakan, Danang Wicaksana melakukan sambung rasa bersama dengan Pondok Pesantren Ki Ageng Giring Gus Mukholid Hidayat.
Dalam sambung rasa itu Danang berbincang-bincang bagaimana membawa Sleman ke depan, visi yang ia tawarkan dan kebutuhan masyarakat Sleman. Pasangan calon nomor urut 1 Danang Wicaksana Sulistya dan Agus Choliq ini bertekad untuk membangun Sleman dari aspirasi masyarakat. Danang tak akan sungkan duduk bersama warga untuk menyerap aspirasi, mendengarkan keluhan masyarakat.
"Kami ingin kebijakan pemerintahan berasal dari aspirasi atas dasar kebutuhan warga dan dirumuskan lalu diputuskan dengan pertimbangan kebaikan bersama. Sudah tidak zamannya lagi pemimpin dilayani. Pemimpin adalah pelayan masyarakat yang berjuang untuk kesejahteraan rakyatnya. Pemimpin harus bisa nyawiji agar bisa nyembadani," katanya.
Program dan gagasan yang ditawarkan Koalisi Gerbang Persatuan ini disambut baik oleh masyarakat. "Dukungan masyarakat kepada pasangan calon ini sangat besar. Mereka banyak yang mendukukung kehadiran sosok Danang Wicaksana Sulistiya dan Agus Choliq ini," kata pimpinan Pondok Pesantren Ki Ageng Giring Gus Mukholid Hidayat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Westlife bakal konser di GBK Jakarta 2027. Simak jadwal presale, harga tiket lengkap, dan cara beli tiketnya di sini.
Imigrasi memperketat pengawasan WNA di Bantul lewat APOA. Hotel, homestay, dan vila diwajibkan melaporkan tamu asing secara berkala.
Hanung Bramantyo mengadaptasi Children of Heaven berlatar SD Muhammadiyah dengan pesan kuat tentang pendidikan karakter anak.
KPAID Kota Jogja mendorong penerapan pasal lebih berat dalam kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha
Pemerintah memangkas anggaran MBG 2026 menjadi Rp268 triliun demi efisiensi program Makan Bergizi Gratis.
DPRD DIY memastikan tidak ada kebijakan pemutusan kerja terhadap tenaga pendidik non-aparatur sipil negara tersebut di Daerah Istimewa Yogyakarta