Lengkap! Jadwal SIM Keliling Jogja Agustus 2026 Beserta Syaratnya
Jadwal perpanjangan SIM Jogja Agustus 2026 melalui SIM Keliling, Drive Thru MPP, dan Satpas lengkap dengan syarat, biaya, serta lokasinya.
Kustini Sri Purnomo bersama Danang Maharsa seusai acara debat pilkada, Kamis (12/11/2020)./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Pasangan Kustini Sri Purnomo dan Danang Maharsa siap merangkul semua stakeholder guna mewujudkan pembangunan di Sleman yang tepat sasaran, maju dan sejahtera. Hal itu ia sampaikan saat debat Pilkada 2020 putaran ketiga, Kamis (13/11/2020).
Dalam debat bertema keterlibatan stakeholder dalam pembangunan daerah, Kustini dan Danang Maharsa tampil percaya diri, kompak dan tidak saling mendominasi.
Dalam debat eksploratif di segmen keempat, Kustini menyatakan pembangunan yang baik adalah dengan melibatkan lima komponen unsur atau pentahelix, dan semuanya harus bersinergi, baik secara visi dan program yang dijalankan agar tidak saling tumpang tindih.
"Pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, masyarakat dan komunitas serta media harus saling dirangkul untuk berperan sesuai bidang masing-masing," ucap Kustini, seperti dalam rilis yang diterima Harian Jogja, Jumat (13/11/2020).
Keterlibatan setiap unsur dalam pentahelix tersebut dimulai dari tahap paling awal yakni perencanaan, kemudian dilibatkan dalam pelaksanaan kegiatan hingga tahapan evaluasi. "Tentu kami tanya apakah pembangunan tersebut pro terhadap organisasi atau masing-masing unsur tersebut. Kami tidak membeda-bedakan. Kami libatkan dan kami minta masukan serta evaluasi dengan tujuan arah pembangunan yang lebih baik," ujar Kustini.
Salah satu upaya yang berhasil dalam konteks keterlibatan semua pemangku kepentingan di Sleman yang paling hangat adalah persiapan mitigasi bencana Gunung Merapi. Semua leading sector telah bergerak sedari dini guna meminimalkan timbulnya korban jiwa dari masyarakat. "Ke depan kami akan libatkan peran perguruan tinggi salah satunya untuk memunculkan riset terhadap mitigasi bencana," kata Kustini.
Dalam pendalaman visi-misi, Danang Maharsa menyampaikan gagasannya dalam mewujudkan harmoni di Sleman. Hal ini menjadi penting mengingat banyaknya jumlah mahasiswa yang datang, sehingga semakin beragam etnis kelompok yang mewarnai Sleman.
"Kami bersama perguruan tinggi akan bersama-sama menanamkan tagline Jogja Damai dan Aman. Dari situ akan muncul rasa saling menghargai dan mengembalikan tujuan awal mahasiswa luar daerah ke Jogja terutama di Sleman untuk menuntut ilmu," kata Danang.
Danang juga menekankan Pemkab tidak akan bisa berbuat apa-apa tanpa dukungan stakeholders. Masukan dan kritikan harus menjadi suntikan semangat dalam upaya pembangunan daerah. "Memulihkan perekonomian, menghidupkan pariwisata, membangkitkan UMKM, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mewujudkan swasembada pangan, dimulai dengan memilih kami," kata Danang Maharsa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal perpanjangan SIM Jogja Agustus 2026 melalui SIM Keliling, Drive Thru MPP, dan Satpas lengkap dengan syarat, biaya, serta lokasinya.
Road trip makin populer di 2026. Simak 5 tips persiapan sebelum perjalanan jarak jauh
Prabowo menyebut negara menanggung penuh iuran JKN bagi 96,8 juta warga tidak mampu dan membangun 66 RSUD di berbagai daerah.
Kemendagri membuka Program Masadagri Batch III 2026 dengan 65 posisi magang di 12 unit kerja. Pendaftaran dibuka 15-19 Agustus 2026 untuk mahasiswa D4 dan S1.
Festival seni rupa ARTJOG kembali digelar di Jogja National Museum (JNM), Yogyakarta. Berlangsung sejak 19 Juni hingga 30 Agustus 2026
Desain iPhone 17 Pro kini menginspirasi HP Android. Huawei Nova 16 SE, Itel Power 80, HMD Asha 305, dan Oppo A7 Pro Max hadir dengan harga mulai Rp1 jutaan.