Pakar UGM Ungkap Slow Jogging Bisa Jaga Mental dan Cegah Depresi
Pakar UGM mengungkap slow jogging dapat mengaktifkan vagus nerve yang membantu menjaga kesehatan mental, menurunkan risiko depresi, dan menyehatkan tubuh.
Ingat pesan ibu, cuci tangan dengan sabun./Antara
Harianjogja.com, JOGJA--Terjadinya beberapa paparan kasus Covid-19 di lingkungan Balai Kota Jogja membuat Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti ingatkan protokol kesehatan harus dipatuhi. Menurutnya, lingkungan Balai Kota Jogja sama halnya seperti lingkungan lainnya, tidak serta merta aman sehingga harus taat prokes.
Beberapa temuan kasus di lingkungan Pemkot Jogja menurut Haryadi jadi pengingat, bahwasannya lingkungan kerja masih menjadi tempat berisiko. "Ya itu mengingatkan pada kita, bahwa satu, lingkungan kerja kita tidak aman. Artinya penyebaran di kantor itu menjadi perhatian," ujar Haryadi pada Kamis (10/12/2020).
Terlebih Haryadi menyebutkan jika tingkat sebaran kasus saat ini pada angka 2,5 kali. Maksudnya, jika ada satu orang terkena maka kemungkinan asa 2-3 orang juga yangvakan terpapar. "Jadi tidak hanya fokus pada kita saja, katakanlah bukan si A saja, tapi si A ini menularkan tiga kali lho. Tiga orang, kalau satu [tertular] sama dengan tiga," tuturnya.
"Tingkat sebarannya sudah begitu. Penyebaran satu bermakna kita harus cari bisa tiga orang. Tingkat sebaran harus diperhatikan. Kami juga minta data orang Pemda yang sakit, kena [Covid-19] dari awal sampai sekarang berapa, yang meninggal berapa. Tapi orang yang berlabel pegawai Pemkot. Tidak ada lingkungan yang steril di sini, makanya nanti kami tuliskan di Balkot anda memasuki wilayah berptokol 4M (Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak dan Menjauhi kerumunan)," tegas Haryadi.
Haryadi menambahkan jika waspada dan peduli sesama sangat penting saat ini. Wujud peduli yang dimaksud Haryadi yakni saling mengingatkan satu dan lainnya unuk menerapkan prorokol kesehatan. "Pengetatan itu pelaksanan dam pengawasan, itu lah makna dari protokol kesehatan, jalankan saja tidak ada pengecualian," tegasnya.
Sementara itu Ketua Harian Satgas PenangananCovid-19 Kota Jogja, Heroe Poerwadi menerangkan jika hasil pemeriksaan pada kasus Dinas PUPKP masih belum keluar. Diceritakan Heroe bahwa saat ini proses menunggu hasil laboratorium agak lama. Kendati demikian dia menegaskan bahwa pegawai kontak erat tetap jalani isolasi mandiri sampai hasilnya keluar. "Biasanya setalah swab kita berikan surat isolasi mndiri sampai hasilnya keluar," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pakar UGM mengungkap slow jogging dapat mengaktifkan vagus nerve yang membantu menjaga kesehatan mental, menurunkan risiko depresi, dan menyehatkan tubuh.
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
Proyek Trans Sumatra dan Trans Kalimantan mulai dijajaki investor. Pemerintah belum menetapkan nilai investasi karena studi kelayakan masih berjalan.
DPRD Kulonprogo meminta Pemkab memperkuat pencegahan kebakaran lahan di tengah kemarau panjang, termasuk pemetaan wilayah rawan dan kesiapan personel.
PSSI memastikan Timnas Indonesia bisa menurunkan skuad terbaik di FIFA ASEAN Cup 2026 yang digelar di Indonesia pada 23 September.
Kejagung memeriksa 16 saksi kasus dugaan korupsi tata kelola MBG, termasuk tenaga ahli BGN, mitra SPPG, dan 10 direktur.