Pancuran 13 Guci Tegal Kembali Ramai Seusai Banjir
Pancuran 13 Guci mulai bangkit seusai banjir 2026 Wisatawan kembali berdatangan dan Pemkab Tegal fokus menata ulang destinasi air panas tersebut
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan dini potensi terjadinya cuaca ekstrem di lima wilayah di DIY, hari ini, Selasa (15/12/2020).
Lima wilayah tersebut yakni Sleman, Kulonprogo, Bantul Timur, Gunungkidul dan Kota Jogja. Cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi yaitu hujan lebat disertai petir dan angin kencang.
Adapun rincian prakiraan hari ini, Kota Jogja hujan petir sedang pada siang hari, hujan lebat pada malam hari dan berawan tebal pada dini hari.
Sleman diprediksi hujan petir sedang pada siang hari, hujan sedang pada malam dan hujan ringan pada dini hari.
Bantul diprediksi hujan petir pada siang hari, hujan ringan pada malam hari dan berawan tebal pada dini hari.
Kulonprogo diprediksi hujan sedang pada siang hari hingga malam hari dan hujan ringan pada dini hari.
Gunungkidul diprediksi hujan sedang pada siang hari, hujan ringan pada malam dan berawan tebal pada dini hari.
Suhu udara diperkirakan berkisar 24 hingga 31 derajat celcius dengan kelembaban 75 hingga 95%.
Gelombang di pantai selatan DIY diperkirakan 1,5 hingga 2,5 meter. Angin bertiup dari selatan ke utara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pancuran 13 Guci mulai bangkit seusai banjir 2026 Wisatawan kembali berdatangan dan Pemkab Tegal fokus menata ulang destinasi air panas tersebut
Trump dikabarkan mempertimbangkan serangan baru ke Iran di tengah negosiasi diplomatik dan meningkatnya ketegangan Timur Tengah.
Prabowo menyebut Indonesia telah mencapai swasembada pangan di tengah gejolak global saat menghadiri panen raya udang di Kebumen.
Mini Museum PSS Sleman hadir di Stadion Maguwoharjo, menyajikan perjalanan 50 tahun Super Elja lewat koleksi bersejarah.
Kecelakaan bus dan truk di Tol Cipali Cirebon menyebabkan satu penumpang tewas dan dua lainnya luka-luka pada Sabtu dini hari.
Pertamina memastikan isu larangan Pertalite untuk merek kendaraan tertentu mulai 1 Juni 2026 adalah hoaks dan tidak benar.