BMKG: Cuaca Jogja Cerah, Waspadai Bediding dan Gelombang Tinggi

Sunartono
Sunartono Minggu, 12 Juli 2026 06:17 WIB
BMKG: Cuaca Jogja Cerah, Waspadai Bediding dan Gelombang Tinggi

Ilustrasi. /Harian Jogja-Nina Atmasari

Harianjogja.com, JOGJA—Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Minggu (12/7/2026) didominasi kondisi cerah. Seluruh kabupaten dan kota diprediksi memiliki suhu udara berkisar 21-30 derajat Celsius, sementara Gunungkidul menjadi satu-satunya wilayah yang diperkirakan berawan.

Di balik cuaca cerah tersebut, BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap mewaspadai suhu siang yang cukup terik, fenomena bediding pada malam hingga dini hari, serta potensi gelombang tinggi di perairan selatan DIY.

Prakiraan Cuaca DIY Hari Ini

Mayoritas wilayah DIY diprakirakan menikmati cuaca cerah sepanjang hari dengan tingkat kelembapan yang bervariasi.

Kota Yogyakarta

Cuaca: Cerah
Suhu udara: 21–30°C
Kelembapan: 38–93%

Cuaca cerah diperkirakan mendukung aktivitas masyarakat maupun wisata perkotaan. Namun, suhu siang yang cukup panas dan kelembapan minimum 38 persen membuat masyarakat disarankan menggunakan pelindung dari paparan sinar matahari.

Kabupaten Sleman

Cuaca: Cerah
Suhu udara: 21–30°C
Kelembapan: 43–91%

Wilayah Sleman juga diprediksi cerah sepanjang hari. Menjelang malam hingga dini hari, suhu udara diperkirakan terasa lebih dingin seiring berlangsungnya puncak musim kemarau.

Kabupaten Bantul

Cuaca: Cerah

Suhu udara: 21–30°C
Kelembapan: 48–97%

Kondisi cuaca cerah diprakirakan berlangsung di Bantul dengan kelembapan udara tertinggi mencapai 97 persen pada malam hari.

Kabupaten Kulonprogo

Cuaca: Cerah
Suhu udara: 21–30°C
Kelembapan: 54–93%

Wilayah Kulon Progo diperkirakan tidak mengalami gangguan cuaca signifikan sehingga kondisi di sekitar Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) relatif aman dari hujan maupun kabut tebal pada pagi hari.

Kabupaten Gunungkidul

Cuaca: Berawan
Suhu udara: 21–30°C
Kelembapan: 43–93%

Berbeda dengan wilayah lain, Gunungkidul diprakirakan berawan. Meski demikian, BMKG tidak memprediksi potensi hujan yang signifikan.

Waspadai Fenomena Bediding

BMKG mengingatkan masyarakat bahwa cuaca cerah pada puncak musim kemarau dapat memicu fenomena bediding, yakni kondisi ketika suhu udara malam hingga dini hari terasa lebih dingin dibanding biasanya.

Fenomena ini terjadi karena minimnya tutupan awan membuat panas yang tersimpan di permukaan bumi lebih cepat terlepas ke atmosfer. Masyarakat diimbau menggunakan pakaian hangat atau selimut saat malam hari untuk menjaga kondisi tubuh.

Gelombang Selatan DIY Capai 4 Meter

Selain kondisi cuaca di daratan, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di Samudra Hindia selatan DIY.

Gelombang diprakirakan mencapai 2,5 hingga 4 meter, sehingga nelayan, pelaku pelayaran, dan wisatawan yang beraktivitas di kawasan pantai selatan Bantul, Kulon Progo, maupun Gunungkidul diminta meningkatkan kewaspadaan.

Masyarakat juga diimbau tidak berenang di area bibir pantai yang berpotensi membahayakan keselamatan.

Cuaca Terik Tingkatkan Risiko Dehidrasi

Cuaca cerah dengan kelembapan udara yang relatif rendah pada siang hari berpotensi meningkatkan risiko dehidrasi.

Karena itu, masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan disarankan memperbanyak konsumsi air putih serta menggunakan pelindung seperti tabir surya (sunscreen) untuk mengurangi paparan sinar ultraviolet (UV).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online