AS Roma Pesta 4-0 atas Fiorentina, Malen Cetak Hattrick
Donyell Malen mencetak hattrick saat AS Roma membantai Fiorentina 4-0. Roma pun langsung memuncaki klasemen Liga Italia.
Angkutan mini bus KSPN Sinar-Jaya melayani Malioboro-Pantai Baron. - ist/dok/Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Jadwal Angkutan KSPN Jogja untuk Minggu (12/7/2026) kembali melayani wisatawan yang ingin berkunjung ke sejumlah destinasi unggulan di Kabupaten Gunungkidul. Dengan tarif mulai Rp12.000, layanan transportasi publik ini menjadi alternatif praktis dan ekonomis dari kawasan Malioboro menuju Obelix Sea View maupun Pantai Drini.
Melalui layanan Angkutan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), wisatawan dapat memilih dua rute utama. Perjalanan dari Malioboro menuju Obelix Sea View dikenakan tarif Rp12.000, sedangkan tujuan Pantai Drini dipatok Rp26.000. Kehadiran layanan ini memudahkan wisatawan menikmati kawasan wisata pantai selatan tanpa harus menggunakan kendaraan pribadi.
Rute menuju Obelix Sea View berangkat dari kawasan Malioboro (BI), kemudian melintasi Simpang Bakulan dan Jalur Parangtritis sebelum tiba di lokasi wisata. Sementara itu, rute menuju Pantai Drini melewati Gembira Loka Zoo, Siyonoharjo, Pantai Baron, hingga berakhir di Pantai Drini yang menjadi salah satu destinasi favorit di pesisir selatan Gunungkidul.
Selain menawarkan tarif yang terjangkau, Angkutan KSPN Jogja juga menjadi pilihan transportasi yang lebih aman dan nyaman, terutama bagi wisatawan yang belum terbiasa melintasi jalur perbukitan menuju kawasan wisata selatan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Jadwal Angkutan KSPN Jogja Minggu 12 Juli 2026
Rute Malioboro – Obelix Sea View
07.30 WIB
08.30 WIB
09.30 WIB
11.00 WIB
13.00 WIB
14.30 WIB
Rute Obelix Sea View – Malioboro
09.00 WIB
10.30 WIB
12.00 WIB
14.00 WIB
15.30 WIB
17.00 WIB
Rute Malioboro – Pantai Drini
07.30 WIB
08.30 WIB
10.00 WIB
Rute Pantai Drini – Malioboro
12.00 WIB
14.30 WIB
16.00 WIB
Pilihan jadwal keberangkatan dari pagi hingga sore memberikan keleluasaan bagi wisatawan untuk menyesuaikan waktu perjalanan dengan agenda liburan. Layanan Angkutan KSPN Jogja diharapkan semakin mempermudah akses transportasi umum menuju berbagai destinasi wisata unggulan di Gunungkidul.
Angkutan KSPN Dukung Akses Wisata Gunungkidul
Transportasi publik menuju kawasan wisata memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan. Melalui Angkutan KSPN Jogja, wisatawan dapat menikmati perjalanan yang lebih efisien tanpa harus menanggung biaya operasional kendaraan pribadi maupun menghadapi kelelahan saat berkendara menuju kawasan wisata selatan.
Pemanfaatan transportasi umum juga berpotensi mengurangi kepadatan lalu lintas, terutama ketika akhir pekan dan musim liburan. Berkurangnya penggunaan kendaraan pribadi diharapkan mampu menjaga kelancaran arus kendaraan menuju destinasi wisata sekaligus mengurangi beban kapasitas jalan.
Selain membantu menekan emisi kendaraan, Angkutan KSPN Jogja turut mendukung pengelolaan kawasan wisata melalui pengurangan kebutuhan lahan parkir di berbagai destinasi. Pengembangan layanan transportasi publik ini diharapkan terus memperkuat konektivitas menuju objek wisata unggulan di Gunungkidul sekaligus memberikan pilihan perjalanan yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi wisatawan yang memanfaatkan jadwal Angkutan KSPN.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Donyell Malen mencetak hattrick saat AS Roma membantai Fiorentina 4-0. Roma pun langsung memuncaki klasemen Liga Italia.
RSUD Kota Jogja menerapkan SERASI untuk mengintegrasikan pengadaan obat dan bahan medis habis pakai secara real-time.
Imigrasi Ngurah Rai mencegah WNA Australia berinisial BA meninggalkan Bali terkait kasus asusila di Kuta Utara, Badung.
Pemkab Kulonprogo dan BOB mengawal kelanjutan Jalan Plono-Nglinggo. Dari 3,47 km, masih tersisa 2,47 km yang belum terbangun.
Lomba Mewarnai dan Menggambar Wayang Jadi Cara Disbud DIY Kenalkan Warisan Budaya kepada Anak
Kuota LPG 3 kg 2026 diproyeksi jebol. Kementerian ESDM memperkirakan konsumsi mencapai 8,67 juta ton atau 108,46% dari kuota.