Sleman Siapkan Rp46,6 Juta untuk Atlet dan Pelatih Peparpeda
Pemkab Sleman mengalokasikan Rp46,6 juta sebagai penghargaan bagi atlet dan pelatih berprestasi di Peparpeda DIY 2026.
Ilustrasi perawatan hewan peliharaan/magnific
Harianjogja.com, JOGJA— Pengembangan sektor pertanian dan pangan di Kota Jogja didorong tidak berhenti pada pelayanan masyarakat. Komisi B DPRD Kota Jogja melihat sektor tersebut masih memiliki peluang dikembangkan untuk mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), termasuk melalui Rumah Sakit Hewan, integrated farming, dan agrowisata.
Sekretaris Komisi B DPRD Kota Jogja, Munazar, mengatakan sejumlah program di sektor pertanian dan pangan masih dapat ditingkatkan. Salah satunya adalah mempercepat rencana peningkatan status Klinik Hewan menjadi Rumah Sakit Hewan dengan tetap memperhatikan kesiapan fasilitas dan pengelolaannya.
“Pengembangan fasilitas tersebut juga perlu diiringi optimalisasi pasar yang berada di bawah pengelolaan sektor pertanian dan pangan sehingga keberadaannya dapat memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah,” katanya, Rabu (26/8/2026).
Menurut Munazar, pengembangan tersebut perlu berjalan beriringan dengan penguatan kapasitas masyarakat. Karena itu, dia mendorong pelaksanaan bimbingan teknis (bimtek) mengenai potensi pertanian di wilayah perkotaan secara lebih luas pada 2027.
Program bimtek tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dan kelompok tani agar dapat mengembangkan potensi pertanian yang masih ada di kawasan perkotaan.
Lahan Terbatas Tetap Bisa Jadi Agrowisata
Anggota Komisi B DPRD Kota Jogja, Sigit Nurcahyo, menyoroti kebutuhan sumber daya manusia (SDM) yang terintegrasi untuk mendukung penerapan konsep integrated farming.
Menurut dia, keterbatasan lahan pertanian di Kota Jogja tidak berarti sektor tersebut kehilangan peluang untuk dikembangkan. Lahan pertanian yang masih tersedia justru dapat diarahkan menjadi bagian dari wisata edukasi.
“Lahan pertanian yang masih tersedia di perkotaan masih dapat dikembangkan sebagai destinasi agrowisata yang memadukan kegiatan pertanian dengan edukasi bagi masyarakat,” katanya.
Sigit menilai inovasi di sektor pertanian tersebut juga memiliki peluang untuk meningkatkan PAD. Karena itu, pengembangan potensi pertanian sekaligus peluang pendapatan daerah menjadi bagian dari pembahasan Komisi B DPRD Kota Jogja.
Renovasi Klinik Hewan Dilakukan Bertahap
Kepala DPP Kota Jogja, Sukidi, mengatakan renovasi fasilitas Klinik Hewan telah dilakukan secara bertahap. Langkah tersebut menjadi tahap awal menuju pembentukan Rumah Sakit Hewan.
“Renovasi fasilitas klinik hewan dilakukan bertahap sebagai langkah awal menuju Rumah Sakit Hewan,” jelasnya.
Selain pengembangan fasilitas kesehatan hewan, Sukidi juga menjelaskan dukungan terhadap kelompok tani. Penyaluran dan tata cara penggunaan bibit akan disertai pendampingan melalui bimtek yang terarah agar bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal.
Sukidi juga mendukung penerapan integrated farming pada 2027. Adapun untuk pengembangan bioflok, pihaknya tengah menyiapkan konsep smart farming berbasis teknologi yang dinilai sesuai dengan karakter masyarakat serta kondisi perkotaan Kota Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman mengalokasikan Rp46,6 juta sebagai penghargaan bagi atlet dan pelatih berprestasi di Peparpeda DIY 2026.
Jadwal KA Bandara YIA, Kamis 22 Oktober 2026, tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jam keberangkatan lengkapnya.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 22 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak jadwal lengkap dari kedua arah.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 22 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap dari Stasiun Palur hingga Jogja/Tugu.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 22 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap dan tarif KRL Rp8.000.
Real Madrid menjamu RB Leipzig di Liga Champions, Kamis dini hari. Simak jadwal, hasil laga sebelumnya, dan peluang kedua tim.